Muratara, Sumselupdate.com – Mengajari anak tentang ilmu agama sejak dini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara membentuk panitia penyeleksi hafidz Al Quran di setiap desa di Bumi Beselang Serundingan. Guna ciptakan pilar atau generasi di setiap desa hafal Al Quran. Pemkab Muratara akan mengirim siswa-siswi tingkat SD dan SMP ke Pensantren Tebu Ireng.
“Dengan mereka sejak dini diajari ilmu agama tentunya tidak bakal terpengaruh dengan lingkungan, mengingat maraknya perendaran narkoba dan pergaulan bebas. Jadi regenerasi mudah Muratara bisa menjauhi itu,” ujar Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Selasa (6/9).
Dijelaskannya seluruh biaya itu ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab, sedangkan untuk kuota yang disediakan sebanyak 445 orang yang akan dikirim ke Pesantren Tebu Ireng. Artinya kami bersungguh-sungguh untuk menuju Muratara bangkit dan bahkan bukan hanya pembangunan infrastruktur jalan saja, namun Sumber Daya Manusia (SDM) juga dipikirkan.
“Ya, jika memungkinkan sebanyak 445 orang anak yang bakal kita kirim, namun itu juga tergantung dengan anggaran yang ada,” jelas Syarif.
Ia menambahkan masa pendidikan anak tersebut selama tiga tahun, jadi setelah mereka selesai nantinya bisa hafidz Al Quran 30 juz. “Nanti setelah selesai, mereka bisa hafidz Al Quran,” tukasnya.
Sementara Ust Peri Irawan mengaku sudah berkoordinasi dengan pesantren yang berada di tanah jawa supaya bisa menerima anak-anak dari Bumi Beselang Serundingan. Dan bisa mengikuti belajar mengajar terutama untuk hafidz Quran yang diharapkan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat untuk menjaga generasi desa dari narkoba.
“Sudah kita koordinaskan dan sudah menyiapkan untuk anak-anak muratara yang akan mengikuti belajar hafidz Quran. Saya yakin generasi kita akan berhasil dan jaga martabat daerah,” katanya. (Ain)











