Sekayu, Sumselupdate.com – Di tengah cuaca ekstrem yang menyebabkan kerusakan jalan di sejumlah titik, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan monitoring kondisi jalan penghubung Sungai Keruh–Jirak Jaya yang melintasi Desa Kertayu, Desa Sukalali, hingga Desa Pagar Kaya.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur yang terdampak hujan berkepanjangan dan mulai mengalami kerusakan.
Camat Sungai Keruh, Hendri, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan penanganan di lapangan berjalan tepat sasaran.
“Monitoring ini bukan hanya melihat kondisi, tetapi memastikan penanganan benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Jalan ini merupakan akses vital untuk ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga terbuka terhadap berbagai masukan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial, sebagai bagian dari evaluasi pelayanan publik yang lebih responsif.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin HM Toha menegaskan bahwa meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah tetap berkomitmen melakukan penanganan secara bertahap, termasuk langkah darurat untuk menjaga akses masyarakat tetap terbuka.
“Kami memahami jalan ini adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, penanganan darurat terus dilakukan agar akses tetap bisa dilalui,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa perbaikan infrastruktur tidak hanya soal fisik jalan, tetapi juga menjaga kelancaran aktivitas warga, mulai dari pendidikan, distribusi hasil pertanian, hingga layanan publik.
Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat Kecamatan Sungai Keruh, H Syaiful BJ, yang menyambut baik langkah cepat pemerintah daerah.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Pemkab Muba. Kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap perbaikan dapat terus berlanjut hingga kondisi jalan kembali normal dan lebih baik ke depan.
(**)











