Pelaku Pembantai Satu Keluarga di Kabupaten Lahat Divonis Seumur Hidup

Selasa, 17 Januari 2017
Terdakwa pembantaian satu keluarga di Kabupaten Lahat, Suardi alias Suar saat mendengarkan vonis dari majelis hakim di PN Lahat, Selasa (17/1/2017).

Lahat, Sumselupdate.com – Suardi alias Suar (39), warga Desa Gedung Agung, Merapi Timur, Kabupaten Lahat, harus menghabiskan sisa umurnya di dalam penjara.

Terdakwa pembantaian satu keluarga terdiri dari bapak Giarno (30), istri Siswanti (30), dan anak Reza Bagus Oratama (9), warga Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, divonis seumur hidup.

Read More

Vonis ini dibacakan majelis hakim diketuai Agus Pancara, SH, MH, Verdian Martin, SH, dan Dicky Syarifudin, SH, MH dalam siding yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lahat, Selasa (17/1/2017).

Suar dijerat pasal 340 KUHP junto pasal 55 KUHP ayat Satu, pasal 339 KUHP junto pasal 355 KUHP, pasal 338 KUHP, dan pasal 365 KUHP ayat empat.

Vonis ini lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni pidana mati.

Sesaat setelah mendengarkan vonis tersebut, terdakwa didampingi penasehat hukumnya Anisah, SH menerima dan siap menjalani hukuman yang dijatuhkan padanya.

Anisah sendiri dibincangi usai sidang mengatakan, keputusan dan vonis hakim sendiri dianggapnya adalah tepat bagi kliennya sendiri.

Sebagaimana diketahui, Suar dan rekannya Harun pada Juni 2016 silam melakukan perampokan terhadap keluarga Giarno yang kesehariannya berjualan bakso di warung sekaligus tempat tinggalnya di Kecamatan Merapi yang dikenal warga dengan nama ‘Bakso Ojolali Mas Gi Lahat’.

Diduga dalam pengaruh obat-obatan, sebelum melakukan perampokan, kedua pelaku secara sadis menghabisi nyawa ketiga beranak tersebut.

Untuk menghilangkan jejak, jasad ketiga korban dibuang di Desa Sukajaya, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Sumsel.

Beberapa hari setelah kejadian ini, petugas gabungan Polda Sumsel dan Polres Lahat berhasil mengungkap kasus ini.

Kedua pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Provinsi Lampung.

Namun lantaran melakukan perlawanan, satu dari dua pelaku perampokan bernama Harun tewas diterjang peluru petugas. (hyd)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts