Palembang, Sumselupdate.com -Narkoba menjadi musuh bersama termasuk TNI. Maka dari itu, sanksi pemecatan akan menunggu setiap prajurit yang terlibat narkoba.
Penegakan tersebut dikemukakan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Mulyono yang juga turut juga mengomentari tentang kondisi Indonesia yang tengah darurat narkoba.
Menurutnya, angkatan darat berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba tersebut.
“Kita sudah mengadakan operasi gabungan, satuan kita juga sudah kita lakukan tes urine, hal itu dilakukan agar anggota kita terhindar dari narkoba,” jelasnya usai menggelar acara berbuka bersama dilanjutkan shalat magrib, isya, dan tarawih di Lapangan Makodam II Sriwijaya, Kamis (16/6).
Menurut Mulyono, tidak ada toleransi bagi prajurit TNI yang terlibat narkoba ini. Menurutnya sudah banyak prajuritnya yang dipecat karena berurusan dengan polisi.
“Kalau sudah terlibat masalah narkoba ini susah untuk diperbaiki. Lebih baik satu dikorbankan dari pada merusak semua, tidak ada toleransi,” katanya.
Selain tentang bahaya narkoba, menurut Mulyono, pasukan angkatan darat juga senantiasa memperbarui dan memoderinisasi alutsista milik angkatan darat yang sudah dipersiapkan hingga 2019 mendatang. (ery)











