Pasang Stil Box LRT, Jalan Angkatan 45 Palembang Ditutup Beberapa Jam

Senin, 9 Oktober 2017
Proses pemasangan stil box LRT sehingga ruas Jalan Angkatan 45 Palembang ditutup beberapa jam, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 07.00.

Palembang, Sumselupdate.com – Penutupan ruas jalan kembali dilakukan menyusul adanya proses pembangunan Light Rail Transit (LRT).

Kali ini Jalan Angkatan 45 Palembang ditutup. Penutupan ruas jalan dari Senin (9/10/2017) dinihari hingga pukul 07.00, membuat arus kendaraan tersendat.

Read More

Pantauan Sumselupdate.com pagi ini, aparat kepolisian memasang garis tepat di simpang empat menuju Jalan Angkatan 45 Palembang.

Pengemudi kendaraan yang dari Jalang Demang Lebar Daun hendak menuju Jalan Angkatan 45 Palembang diarahkan berputar di depan SMK Negeri 2 Palembang.

Kemudian masuk ke Jalan Trikora tepatnya di samping RS Bunda Palembang.

Pun kendaraan yang dari Jalan Angkatan 45 Palembang hendak menuju Jalan Demang Lebar Daun, diarahkan ke Jalan Trikora Palembang.

Kemudian keluar dari samping jalan RS Bunda menuju Jalan Demang Lebar Daun.

“Penutupan jalan ini hanya beberapa jam Pak, untuk pemasangan stil box LRT,” kata salah seorang pekerja LRT yang ditemui Sumselupdate.com di lokasi pemasangan stil box, pagi ini.

“Ini lagi pembersihan alat berat dari ruas jalan. Sebentar lagi jalan kita buka,” katanya lagi.

Sebelumnya, penutupan jalan juga dilakukan. Ruas jalan yang ditutup tepatnya yang menuju ke arah Jalan Kol H Barlian via bawah Fly Over (FO) Simpang Polda akan ditutup.

Penutupan guna melakukan pengerjaan pemasangan girder pada proyek LRT.

Sehingga bagi pengendara dari arah Jalan Demang Lebar dan Jalan Basuki Rahmat yang hendak menuju ke Jalan Kol H Barlian, harus masuk ke Jalan Sudirman dan memutar di depan Taman Makam Pahlawan, untuk selanjutnya menuju ke Jalan Kol H Barlian melalui jembatan layang Simpang Polda.

Penutupan ini akan berlangsung lumayan panjang, yakni satu bulan mulai tanggal 4 Oktober  hingga 4 November 2017.

“Kita suda‎h mengadakan rapat dengan pihak Waskita Karya, Dinas Perhubungan, dan beberapa intansi terkait, yang intinya memohon melakukan penutupan jalan untuk pengerjaan LRT ini,” ujar Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Yudha Widyatama Nugraha, Senin (2/10/2017).

Menurut Yudha, dalam pengerjaan LRT ini biasanya hanya melakukan pengerjaan dari pukul 22.00 hingga pukul 05.00. Namun, untuk pemasangan girder ini menurut pihak PT Waskita Karya memerlukan waktu sehari penuh.

“Memang sepertinya tingkat kesulitannya tinggi ya, tikungannya tajam sekali,” katanya.

Bukan baru sekali ini, di kawasan tersebut terjadi penutupan. Sekitar setahun yang lalu, kawasan tersebut pun sempat terjadi penutupan karena adanya pembangunan tiang pancang LRT.

“Seperti waktu itulah, sama. Saya pikir masyarakat sudah pada tahu, jalan-jalan alternatif di kawasan tersebut,” terangnya.

Akibat adanya penutupan jalan ini. Yudha memperkirakan akan terjadi kepadatan kendaraan di kawasan TMP, sehingga ia akan memperbanyak anggotanya di kawasan tersebut, dan membuat pos pantau.

“Kita akan pasang spanduk-spaduk berupa imbauan dan jalan alternatifnya,” tegasnya.

Yudha pun meminta pengertian dari masyarakat jika di kawasan tersebut terjadi kepadatan kendaraan, karena LRT merupakan proyek nasional untuk menyukseskan perhelatan Asian Games 2018.

“Mohon pengertian dan keikhlasan karena bakal terjadi kemacetan,” katanya.

Menurut Yudha, sebenarnya PT Waskita Karya meminta melakukan penutupan di dua kawasan lain, yakni di Simpang Angkatan 45 serta Simpang Kapten A Rivai.

Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan bersamaan, karena bakal menimbulkan kemacetan yang parah.

“Gantianlah ya, mau lewat mana kita kalau ditutup semua. Tapi yang dua ini penutupannya tidak lama, hanya sekitar 15 hari‎,” tukasnya. (hyd/tra)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts