NIK Belum Singkron, Vaksinasi Covid-19 Warga Binaan Lapas Kayuagung Baru Capai 20 Persen

Suasana vaksinasi di Lapas Kelas II B Kayuagung bekerja sama dengan Kodim 0402 OKI dan Dinkes OKI belum lama ini.

Laporan: Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com – Tak hanya masyarakat yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dilakukan vaksinasi Covid-19.

Read More

Warga binaan di Lapas Kelas II B Kayuagung di bawah Komando Kalapas Kelas II B Kayuagung, Reza Madiansyah juga menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19.

Kasubsi Perawatan Lapas Kayuagung, Frengki Daeng didampingi Kaur Umum, Yayan Ardiansyah menjelaskan hingga kini vaksinasi Covid-19 bagi warga binaan Lapas Kayuagung baru mencapai 20 persen dari jumlah warga
Binaan Lapas Kayuagung.

Menurut Daeng ada beberapa kendala yang terjadi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, sehingga vaksinasi tersebut belum maksimal.

Di antaranya, kata dia, masih terdapat belum singkronnya nomor induk kependudukan (NIK) warga Lapas.

“Saat ini jumlah warga binaan Lapas Kayuagung sebanyak 1.073 orang, dan yang telah divaksinasi baru 223 orang. Dan dalam vaksinasi Covid-19 ini, Lapas Kayuagung bekerja sama dengan Kodim 0402 OKI dan Dinkes OKI,” ujar Frengki Daeng saat berbincang dengan Sumselupdate.com, Rabu (13/10/2021).

Dikatakan dia, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Disdukcapil OKI terkait NIK warga binaan ini.

Setelah dilakukan sinkronisasi NIK ini, kini telah siap warga binaan Lapas Kayuagung divaksinasi sebanyak 225, tinggal menunggu kesiapan pelaksanaan vaksinasi dari
Dinkes OKI.

“Untuk pencegahan Covid-19 di Lapas Kayuagung selain vaksinasi, hal yang kami lakukan adalah dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Selain itu, pihaknya memberikan pembagian vitamin bagi
warga binaan sebulan sekali, pegawai, dan pembagian masker.

“Jika ada warga binaan yang terindikasi Covid-19 maka kami akan langsung membawanya ke klinik yang ada di Lapas Kayuagung, sebab di sini tersedia ruang isolasi mandiri tersendiri. Namun, alhamdulillah hingga
kini tidak ada warga binaan maupun pegawai yang terindikasi Covid-19. Kami pun melakukan penyemprotan disinspektan setiap ruangan kamar di Lapas dua minggu sekali serta menyiapkan ruang bilik disinspektan,” papar Daeng. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.