Minim Anggaran Pemeliharaan, Jalan Rusak di Sumsel Makin Bertambah

Jumat, 1 Maret 2019
Kepala Dinas PUBM Sumsel Dharma Budhy.

Palembang, Sumselupdate.com – Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan mengungkapkan, di awal tahun 2018 sepanjang 1.513 km jalan provinsi sebanyak 74 persennya dalam kondisi mantap.

Namun hasil pantauan langsung di lapangan dalam sebulan terakhir menunjukkan ruas jalan yang rusak semakin banyak. Hasil kalkulasi Dinas PU mencatat jalan provinsi dalam kondisi mantap hanya tersisa 64 persen, yang berarti sebanyak 36 persennya atau sekitar 544 km dalam kondisi rusak.

Read More

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel Dharma Budhy mengungkapkan, titik yang mengalami banyak kerusakan sebagian besar berada di daerah OKU Raya (Ogan Komering Ulu, OKU Timur dan OKU Selatan) dan Ogan Komering Ilir.

“Contohnya di OKU Timur, kerusakannya kategori berat. Titik paling parah itu di ruas jalan Kurungan Nyawa-Gumawang dengan panjang 28 km. (Jalan-red) itu sudah tidak layak lagi untuk dilintasi. Jarak tempuhnya saat ini bisa mencapai 2 jam,” ujar Budhy kepada wartawan di Palembang, Jumat (1/3/2019).

Menurut Budhy, semakin banyaknya ruas jalan rusak di Sumatera Selatan diakibatkan minimnya anggaran pemeliharaan dalam tiga tahun terakhir. Kondisi ini semakin diperparah dengan masalah kendaraan dengan tonase berlebih yang belum ditangani secara optimal.

“Tiga tahun lalu anggaran pemeliharaan jalan tidak begitu besar karena kita sedang fokus untuk menghadapi Asian Games. Selain itu, kendaraan berat juga masih bebas melintas dan penanganannya belum optimal. Masalah kendaraan berat ini memang tidak mudah karena melibatkan banyak pihak,” beber Budhy. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts