Miliki 3 Kg Shabu, Dua Terdakwa Diganjar 19 dan 20 Tahun

Sidang vonis terhadap dua terdakwa Del Adira (45) dan Hendra Octaviones (39) pemilik narkotika jenis shabu, seberat 3 kilogram.

Palembang, Sumselupdate.com – Sidang vonis terhadap dua terdakwa Del Adira (45) dan Hendra Octaviones (39) pemilik narkotika jenis shabu, seberat 3 kilogram asal Provinsi Riau dihukum 20 tahun dan 19 tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai Ahmad Taufik SH MH, PN Palembang, Rabu (16/6/2021).

Dalam putusannya majelis hakim menyatakan bahwa kedua terdakwa, terbukti melakukan perbuatan melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika dengan barang bukti shabu sebanyak 3 Kg.

Bacaan Lainnya

Atas perbuatan tersebut, majelis hakim menjerat terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Del Adira selama 20 tahun penjara dan terdakwa Hendra selama 19 tahun penjara dengan denda sebesar Rp1 Miliar subsider 6 bulan kurungan,” ujar majelis hakim, Rabu (16/6/2021)

Adapun hal-hal yang memberat hukuman para terdakwa menurut majelis hakim yakni, perbuatan keduanya telah memperlancar peredaran narkotika khususnya peredaran narkotika di Kota Palembang, sementara khusus terdakwa Del Adira sudah dua kali melakukan tindak pidana.

Diketahui putusan tersebut, lebih tinggi satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Desmilita SH, khusus untuk terdakwa Del Adira, yang mana pada persidangan sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan pidana masing-masing 19 tahun penjara.

Atas putusan itu, kedua terdakwa yang didampingi penasihat hukum Abdurrahman Ratibi SH, dari Posbakum PN Palembang serta JPU Desmilita SH menyatakan terima putusan tersebut.

Secara singkat di dalam dakwaan dijelaskan kedua terdakwa ditangkap oleh petugas BNNP Sumsel pada Januari 2021 silam, saat mendapatkan informasi adanya transaksi Narkotika jenis shabu dari Pekanbaru menuju Palembang, yang dibawa terdakwa menggunakan mobil jenis minibus melewati jalan Palembang-Betung.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan tiga bungkus kemasan teh China berisi shabu yang disimpan di dalam goodie bag berisi shabu, di bawah jok kursi belakang mobil. Berdasarkan keterangan barang tersebut milik Dimas als Uncle (DPO) dengan mendapatkan upah sebesar Rp6 juta. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.