Menyerahkan Diri, Pengemudi Mobil yang Tabrak Tiga Siswa SMP Negeri di Ogan Ilir Terancam Batal Menikah

Kamis, 10 Februari 2022
Tersangka Sonny, pengemudi mobil Toyota Calya yang menabrak motor yang dinaiki tiga siswa SMP Negeri 1 Inderalaya Utara diamankan di Mapolres Ogan Ilir, Kamis (10//2/2022).

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Masih ingat kecelakaan maut di ruas Jalan Lintas Palembang-Prabumulih tepatnya di wilayah Desa Lorok, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada Selasa (8/2/2022) sekitar pukul 10.00 WIB lalu.

Read More

Lakalantas antara mobil Toyota Calya nopol BG 1383 FP dan sepeda motor merk Honda Vario dengan plat nomor BG 4476 BAV, mengakibatkan satu dari tiga siswa SMP Negeri 1 Inderalaya Utara bernama Faisal, tewas di lokasi kejadian.

Nah, pengemudi mobil Toyota Calya yang sempat kabur yakni Sonny (25), warga Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), akhirnya menyerahkan diri ke Polres Ogan Ilir, Rabu (9/2/2022) sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam sel tahanan, Sonny terancam batal menikah pada Maret 2022 nanti.

“Saya takut, bingung, perasaan bercampur aduk. Saya ingin membantu korban, tapi karena takut diamuk massa akhirnya saya melarikan diri,” kata Sonny di Ruang Satlantas Polres Ogan Ilir, Kamis (10/2/2022).

Saat pelarian hingga ke Tebing Gerinting, Sonny yang mengaku akan menikah pada Maret nanti, sengaja meninggalkan mobilnya tersebut di sana dan selanjutnya berjalan kaki menuju jalan raya untuk mengantar saudaranya ke Palembang menggunakan mobil travel.

“Karena saudara saya itu mau terapi ke Palembang, jadi saya ingin cepat ke Palembang. Saya tidak ngebut hanya jalan 60 kilometer. Saya juga menunggu bapak saya datang dulu untuk menjemput saya di pinggir jalan. Saya ini rencananya mau nikah Maret nanti kalau begini bagaimana?,” katanya dengan nada sedih.

Setelah ayahnya datang, barulah kemudian ia diantar ke Mapolres Ogan Ilir untuk menyerahkan diri pada malam hari kemarin.

Tersangka juga mengaku menyesal atas kejadian ini dan memohon maaf kepada pihak keluarga korban.

“Atas kejadian ini saya memohon maaf karena kelalaian saya. Saya juga tidak ingin seperti ini, tidak mau dapat musibah seperti ini. Mohon maaf dengan sangat kepada keluarga,” jelasnya.

Dua korban siswa SMP Negeri terkapar usai sepeda motornya ditabrak mobil Toyoya Calya, Selasa (8/2/2022).

Sebagaimana diketahui lakalantas yang terjadi di ruas Jalan Lintas Palembang-Prabumulih tepatnya di wilayah Desa Lorok, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menewaskan Faisal. Sedangkan rekan korban lainnya Riski dan Raihan mengalami kritis.

Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP M Alka melalui anggota di lapangan, Bripka Angga mengatakan, peristiwa lakalantas ini bermula mobil melaju dari arah Kota Prabumulih, sementara sepeda motor melaju dari arah sebaliknya.

Nah, sampai di lokasi kejadian, menurut Bripka Angga, dua kendaraan tersebut bertabrakan, hingga ketiga siswa SMP Negeri yang berboncengan tiga itu terpental.

“Bagaimana saat-saat kecelakaannya, apakah beradu kambing atau seperti apa tabrakannya, kami masih lidik,” kata Bripka Angga.

Bripka Angga mengatakan, ketiga siswa SMP Negeri tersebut, terpental dan satu di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mobil Toyota Calya yang menambrak sepeda motor ketiga korban diamankan petugas.

Sementara pengemudi mobil kabur dan dikejar oleh polisi hingga satu jam dari lokasi kejadian.

Mobil maut tersebut berhasil dihentikan paksa petugas di wilayah Tebing Gerinting, Inderalaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts