Jakarta, Sumselupdate.com– Koordinator Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Mahfud MD, menegaskan bahwa KAHMI ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam visi dan bersinergi dalam merawat Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika.
Mahfud menegaskan itu saat memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-50 atau HUT Emas KAHMI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (28/9) malam.
“KAHMI ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam visi dan bersinergi dalam merawat indonesia yang bhinneka tunggal ika,” ujar Mahfud.
Mahfud pun mengingatkan tiga hal yang harus selalu dijaga oleh seluruh anggota KAHMI dan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Pertama, soal pluralisme, yakni penerimaan dan sikap toleran atas perbedaan yang kemudian menjadikannya sebagai modal membangun bangsa.
Kedua, demokratisasi dalam penyelenggaraan negara agar semua elemen bangsa punya hak dan peluang yang sama untuk menyatakan keinginannya. “Ketiga, dukungan terhadap upaya penegakan supremasi hokum,” tuturnya.
Penegakan hukum, lanjut Mahfud, sangat penting sebagai pengolahan aspirasi yang beragam melalui demokrasi. Negara tidak boleh membiarkan penyampaian aspirasi berjalan sendiri secara liar dengan mengatasnamakan demokrasi. Oleh karena itu, tandasnya, harus diimbangi dengan demokrasi yang bersumber pada keadilan dan supremasi hukum. Alasannya, jika hukum tidak ditegakkan, setiap kelompok akan punya cara sendiri dalam menegakkan dan menafsirkan hukum sehingga menjadi bibit anarkisme yang sangat membahayakan.
“Bagi KAHMI, tiga hal tersebut harus berkelindan dalam merawat indonesia,” ujar dia.
Dalam acara peringatan HUT ke 50 KAHMI tersebut, hadir beberapa kader HMI yang saat ini menjadi pejabat, antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajjir Effendy, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, Ketua Komisi Yudisial Aidul Fitriciada, Ketua Bawaslu Muhammad, dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Harry Azhar Aziz.
Selain itu, tampak hadir Ketua KPK Agus Rahardjo dan Cagub-Cawagub Pilkada DKI yakni Anies Baswedan dan Sylviana Murni. (shn)











