Muaraenim, Sumselupdate.com – Kasus tenggelamnya bocah sekolah dasar (SD) kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Muaraenim.
Jika sebelumnya menimpa Dimas Diansyah (10), warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, yang ditemukan tewas tenggelam ketika mandi bersama teman-temannya di Sungai Enim pada Minggu (22/7/2018), lalu.
Kali ini peristiwa tragis dialami seorang anak di Kelurahan Tungkal, Muaraenim. Korban tewas tenggelam saat sedang mandi di Sungai Lematang, Selasa (25/7/2018) pagi. Korban bernama Ferry Irawan (8), warga Rukun Damai Kelurahan Tungkal.
Informasi yang berhasil dihimpun Sumselupdate.com, kejadian bermula saat korban bersama bersama orang tuanya mandi di Sungai Lematang sekitar pukul 16.30.
Saat di sungai, korban mandi dengan Ibunya sedangkan ayahnya mandi di tempat lain. Beberapa saat kemudian, korban dan ibunya terseret arus sungai.
Ayah korban yang melihat kejadian itu kemudian berusaha menyelamatkan keduanya. Karena tak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam sementara ibunya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian sungai.
Ayah dan Ibu korban selanjutnya meminta bantuan kepada warga untuk mencari korban yang tenggelam dengan peralatan seadanya.
Korban akhirnya berhasil ditemukan sekutar 100 meter dari lokasi hanyut setelah pencarian selama satu jam oleh warga menggunakan jaring.
Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit. Namun malang serelah diperiksa korban dinyatakan meninggal oleh dokter.
Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andeta saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
“Benar telah ditemukan korban hanyut di Sungai Lematang sore tadi. Korban saat ini telah dibawa ke rumah duka. Rencananya akan dimakamkan besok di TPU Relly,” pungkas Irwan. (azw)











