London, Sumselupdate.com – Tottenham Hotspur dan Manchester City menatap piala FA setelah lolos ke babak kelima.
Tottenham Hotspur lolos dramatis dari adangan tim League Two, Wycombe Wanderers, di babak keempat Piala FA. Spurs lolos berkat gol di masa injury time.
Sedangkan Manchester City mantap melangkah ke babak kelima Piala FA 2016-17. Di babak keempat, City secara meyakinkan mengalahkan Crystal Palace dengan skor akhir 3-0.
Dalam pertandingan di White Hart Lane, Sabtu (28/1/2017) malam WIB, Spurs sempat tertinggal 0-2 dari Wycombe di babak pertama. Tapi Spurs bangkit di paruh kedua dan akhirnya menang 4-3.
Son Heung Min menjadi pahlawan bagi Spurs. Penyerang asal Korea Selatan itu mencetak dua gol, salah satunya adalah gol penentu kemenangan Spurs di penghujung masa injury time babak kedua.
Spurs mendapat perlawanan sengit dari Wycombe. Meski demikian, Spurs mendapat peluang emas untuk membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-21.
Usaha kiper Wycombe, Jamal Blackman, untuk menghalau bola justru mengarah ke Son Heung Min. Tinggal menghadapi gawang yang sudah kosong, Son justru gagal mengarahkan tembakannya. Sepakannya masih melebar dari gawang.
Spurs kemudian justru kebobolan dua menit kemudian. Dari sebuah sepak pojok yang didapat Wycombe, upaya Josh Onomah untuk menghalau bola justru mengarah ke Paul Hayes. Kapten Wycombe itu kemudian melepaskan tembakan voli untuk menggetarkan jala gawang tuan rumah.
Kebobolan, Spurs mencoba untuk merespons. Serangan Spurs menciptakan kemelut di depan gawang Wycombe. Moussa Sissoko mencoba menyambar bola, tapi diblok oleh Joe Jacobson di depan gawang.
Spurs kembali mengancam lewat Son. Namun kali ini sepakan Son ditepis oleh Blackman.
Spurs kemudian justru dihukum penalti di menit ke-36. Wasit menunjuk titik putih setelah Sam Woods dijatuhkan oleh Cameron Carter-Vickers. Hayes yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Michel Vorm.
Usaha Spurs untuk mencetak gol baru membuahkan hasil di menit ke-60. Son dari sudut sempit di sisi kiri melepaskan sepakan yang membentur Jacobson dan masuk ke dalam gawang.
Empat menit kemudian, Spurs mendapat hadiah penalti setelah Vincent Janssen dijatuhkan oleh Aaron Pierre. Maju sebagai algojo, Janssen sukses menceploskan bola ke dalam gawang untuk mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Namun Wycombe kembali mengejutkan Spurs. Di menit ke-83, tim tamu mencetak gol untuk kembali memimpin. Umpan silang Myles Weston dari sisi kiri diteruskan Garry Thompson dengan sundulan untuk membawa Wycombe unggul 3-2.
Spurs lantas selamat dari kekalahan berkat gol Dele Alli di menit ke-89. Alli melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti untuk menaklukkan Blackman.
Di masa injury time, Spurs terus menekan. Usaha Spurs nyaris membuahkan hasil andai sundulan Janssen dari jarak dekat tak dihalau oleh Blackman.
Tekanan Spurs akhirnya benar-benar berbuah gol di menit ke-97. Melakukan umpan satu-dua dengan Janssen di kotak penalti Wycombe, Son yang ada di sisi kiri kemudian melepaskan tembakan ke arah tiang jauh. Sial bagi Wycombe, bola mengenai pemain belakangnya dan masuk ke dalam gawang. Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang.
Di pertandingan lain, Manchester City bertandang ke markas Palace di Selhurst Park, Sabtu (28/1/2017) malam WIB.
Raheem Sterling membawa The Citizens memimpin lebih dulu di babak pertama, sebelum Leroy Sane dan Yaya Toure membuat gol tambahan usai turun minum.
City memulai pertandingan dengan menjanjikan usai membuat Palace dalam tekanan. Di menit ketiga, Leroy Sane melewatkan peluang emas saat kerjasama David Silva dan Raheem Sterling membuahkan umpan silang yang gagal dijangkaunya di depan gawang.
Delapan menit kemudian, ancaman City kembali hadir. Yaya Toure mengirim umpan lambung yang melewati pertahanan Palace, untuk diteruskan David Silva dengan tembakan meski masih bisa diantisipasi kiper Wayne Hennessey.
Palace mulai bisa melakukan serangan ke daerah pertahanan City. Namun, belum mampu menciptakan peluang berbahaya.
Barulah di menit 34, Palace bisa membuat ancaman. Dari tendangan bebas di sisi kiri yang dilakukan Lee Chung-Yong, terjadi kemelut di depan gawang City sebelum bola jatuh di kaki Andre Townsend. Sepakan Townsend diamankan Willy Caballero.
Setelah mendapat tekanan dari Palace, City akhirnya memecah kebuntuan. Di menit 43, Sterling menerima umpan terobosan cantik dari Gabriel Jesus, yang diteruskannya dengan sepakan mendatar dari dalam kotak penalti. City unggul 1-0.
Hanya semenit kemudian, City nyaris menambah keunggulannya. City menusuk ke area penalti Palace sebelum Gabriel Jesus melakukan tembakan yang mesti dihentikan Hennnessey dengan susah payah.
Setelah turun minum, Palace nyaris menyamakan skor. Di menit 51, Loic Remy melewatkan peluang emas setelah sundulannya dari depan gawang melambung, meski berada dalam posisi bebas.
City akhirnya menghabisi pertandingan di menit 71. Di sisi kiri pertahanan Palace, Silva mengirim umpan mendatar ke arah tiang jauh. Sane yang tidak mendapat kawalan dengan mudah melakukan sontekan untuk membobol gawang Palace. Skor 2-0 untuk City.
Setelah mencetak gol keduanya, City mendominasi permainan. Di menit 88, Gabriel Jesus membuang peluang untuk menciptakan gol ketiga City setelah kehilangan momen menembak usai menerima umpan terobosan Yaya Toure.
Toure akhirnya melengkapi dominasi City. Di masa injury time, gelandang tangguh Pantai Gading itu mencetak gol ketiga City lewat tendangan bebas dari jarak 27 meter untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0, yang jadi skor akhir laga. (hyd)











