Listrik Padam 15 Jam, Warga dan Usaha Kecil di PALI Mengeluh

Isolator bocor sebabkan pemadaman listrik.

PALI, Sumselupdate.com – Akibat terjadinya pemadaman listrik selama hampir 15 jam di Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI membuat warga Pendopo kesal dan berang. Tidak hanya itu, sebagian usaha kecil yang ada di Kecamatan Talang Ubi juga mengeluhkan karena harus merugi akibat listrik yang padam tersebut.

Seperti yang diutarakan Joni (32), salah satu pengusaha fotocopy di Kelurahan Talang Ubi Timur. Ia mengaku terpaksa harus menutup usahanya selama satu hari ini akibat listrik yang padam.

Bacaan Lainnya

“Kalau mau menghidupkan mesin genset tentu akan menambah modal saya lebih dalam. Sementara harga fotocopy tetap sama, tentu bukannya malah untung, malahan bisa rugi,” ungkapnya.

Padahal, lanjut Joni jika normalnya ketika listrik tidak padam, pendapatan dia pada hari Senin bisa mencapai Rp500.000. “Karena hari pertama kerja. Tapi apa mau dikata. Saya berharap kejadian padam listrik di PALI tidak kembali terjadi. Malu donk, sudah menjadi ibukota kabupaten, tapi kok masih sering mati lampu,” imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan Rina (38), pengusaha air minum isi ulang di seputaran Kelurahan Talang Ubi Selatan itu juga mengeluhkan terjadinya mati lampu. “Kalu kami hari ini tutup, karena mesin isi ulang yang butuh energi listrik. Nah, seharian ini mati lampu. Otomatis omzet kami berkurang,” ujarnya.

Ia mengaku tidak tahu penyebab padamnya listrik selama lebih kurang 15 jam ini. “Emang beginilah kondisi perusahaan listrik di Pendopo kabupaten PALI. Malahan, ketika hendak magrib sering mati lampu. Apalagi kalau seperti mau turun hujan, pasti mati lampu. Jadinya PLTU (Pembangkit Listrik Takut Ujan),” pungkasnya.

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh, terjadinya pemadaman listrik akibat gangguan isolator bocor di arah SMK Negeri 1 kelurahan Handayani Mulya. Hal itu diduga disebabkan akibat beban yang terlalu besar seperti petir. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.