Lima Orang Saksi Diperiksa, Polres Pagaralam Kantungi Identitas Pelaku Perampokan Bank BRI

Pelakuperampokan yang terekam dari CCTV Bank BRI Cabang Pagaralam.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Kasus perampokan yang terjadi di kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pagaralam, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Jumat (16/7/2021) sekitar pukul 12.15 WIB, mendapat atensi khusus Polres Pagaralam.

Bacaan Lainnya

Pasca-perampokan yang menggegerkan masyarakat Sumsel tersebut, Sat Reskrim Polres Pagaralam sudah memeriksa lima orang saksi.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara melalui Kasat Reskrim AKP Najamudin, SH saat dihubungi Sumselupdate.com, Sabtu (16/7/2021), mengatakan, kelima orang saksi itu merupakan pegawai Bank BRI.

Menurut AKP Najamudin, saat ini pihaknya sudah mengantungi identitas pelaku yang berinisial HK.

AKP Najamudin mengatakan, saat ini pelaku dalam pengejaran aparat kepolisian.

Diketahui peristiwa perampokan kantor cabang BRI Pagaralam, di Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, Sumsel pada Jumat (16/7/2021) sekitar pukul 12.15 WIB, diwarnai aksi penyanderaan.

Kepala Cabang BRI Pagaralam, Muhammad Arif Rahardjo kepada Sumselupdate.com mengatakan, penyanderaan itu dilakukan pelaku seorang diri terhadap salah seorang karyawati yang di bagian dana dan jasa.

Menurut Arif, sebelum masuk dan melakukan penyanderaan, pelaku yang menggunakan sepeda motor ini sempat berputar-putar di sekeliling kantor cabang BRI Pagaralam guna melihat situasi.

Dari rekaman CCTV, menurut Arif pelaku sempat mengurungkan niat pada saat melihat karyawan keluar dari pintu belakang.

Tempat kejadian perampokan di kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pagaralam, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, Sumsel, Jumat (16/7/2021) siang.

“Namun setelah melihat karyawan itu sudah berangkat shalat Jumat, pelaku kembali lagi sekaligus masuk untuk mengambil apa yang ada di dalam kantor,” tutur Arif.

Arif mengungkapkan dari gerak-gerik dari rekaman kamera pengintai, jika pelaku ini diduga kuat sudah sangat mengenal area kantor BRI.

Dugaan ini muncul menurut Arif, karena pelaku sangat tahu letak ruang penyortiran uang dan bisa tahu di mana pintu masuk yang tidak ada petugas keamanan.

Ditambahkan Arif, saat masuk di ruang penyortiran uang, ternyata pelaku tak menemukan uang.

Di dalam ruang penyortiran ini, pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang sempat melakukan penyanderaan dan penyekapan terhadap seorang karyawati di bagian dana dan jasa.

Tak menemukan uang di ruang penyortiran, pelaku kemudian masuk ke ruang teller.

Nah, di ruang teller inilah, pelaku menemukan uang di dalam keranjang dan mengambilnya tanpa sisa.

Agar aksinya berjalan mulus, pelaku menakut-nakuti karyawan di bagian teller dengann menggunakan senjata tajam jenis parang.

Setelah berhasil mendapatkan uang, pelaku dengan cepat menaiki sepeda motornya yang diparkir di samping kantor dan kabur ke arah Simpang Manna.

Pastinya, tambah Arif, akibat peristiwa perampokan ini setelah dihitung dengan seksama, kerugian BRI akibat musibah ini sebesar Rp21.045.000.

Arif mengatakan, untuk mengungkap siapa pelaku perampokan ini, pihaknya sudah melaporkan kasus ini Polres Pagaralam.

“Nasabah tidak perlu khawatir untuk menabung di BRI karena semua kerugian itu ditanggung oleh pihak asuransi,” kata Arif.

Guna mengantisipasi agar peristiwa ini tidak terulang, Arif mengatakan, usai kejadian pihaknya sudah memasang pagar di bagian samping maupun belakang kantor. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.