Pagaralam, Sumselupdate.com – Di tengah kebutuhan menjaga ketersediaan pangan, lahan seluas sekitar satu hektare di Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam, terus didorong menjadi lahan produktif.
Tanaman cabai yang dikelola warga menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat, dengan Bhabinkamtibmas hadir melakukan pendampingan dan monitoring secara langsung, Senin (14/09/2026).
Lahan milik Nova tersebut dimanfaatkan untuk budidaya tanaman cabai. Bagi masyarakat, keberadaan lahan produktif bukan sekadar aktivitas pertanian, tetapi juga menjadi sumber pangan sekaligus peluang meningkatkan perekonomian keluarga.
Melihat potensi tersebut, Polsek Pagar Alam Selatan melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Ulu Rurah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan dan perkembangan tanaman cabai.
Monitoring dilakukan untuk memastikan lahan yang telah dimanfaatkan warga tetap produktif sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri dalam mendampingi masyarakat mengembangkan sektor pertanian.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian warga juga menjadi ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menjaga semangat warga agar terus memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif.
Baca juga: Polres Pagaralam Dorong Warga Bangun Rejo Manfaatkan Pekarangan untuk Budidaya Cabai
Kapolres Pagar Alam AKBP Adam Purbantoro S.Ik melalui Kasi Humas Iptu Riyanto SE mengatakan, keterlibatan jajaran kepolisian dalam monitoring lahan pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif akan memberikan dampak yang lebih luas apabila dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat.
“Ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif sehingga dapat memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujar Riyanto menyampaikan pesan Kapolres, Senin (14/09/2026).
Baca juga: Jelang Idul Fitri, Harga Cabai dan Ayam di Palembang Mulai Merangkak Naik
Ia menegaskan, keberadaan Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dalam konteks ketahanan pangan, lahan cabai seluas sekitar 10.000 meter persegi di Ulu Rurah menjadi gambaran bagaimana lahan masyarakat dapat dioptimalkan untuk menghasilkan komoditas pertanian.
Riyanto menambahkan, jajaran Bhabinkamtibmas akan terus melakukan monitoring dan pendampingan terhadap masyarakat yang mengembangkan lahan pertanian sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan.
“Monitoring ini akan terus dilakukan sebagai bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat. Kami berharap warga semakin termotivasi untuk mengembangkan lahan pertanian sehingga potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal,” tambahnya.
Langkah tersebut sekaligus menempatkan ketahanan pangan sebagai kerja bersama. Pemerintah, kepolisian dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam memastikan lahan yang tersedia tidak dibiarkan begitu saja, melainkan diolah menjadi sumber pangan yang memberi manfaat nyata.
Dari lahan cabai di Ulu Rurah, pesan yang ingin dibangun sederhana: ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia dapat tumbuh dari lahan milik warga yang dikelola secara serius, kemudian diperkuat melalui pendampingan dan kolaborasi berbagai pihak. (**)











