Baturaja, Sumselupdate.com – Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Drs Kuryana Azis, mengaku jika OKU sejak tahun 2013-2015 melalui dana pusat dan Dana Alokasi Khusus (DAKa), setidaknya sudah ada 600 hektare lahan sawah yang berhasil dicetak. Dan di tahun 2016 ini, Pemerintah OKU melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) menambah lagi cetak sawah sebanyak 300 hektare.
Namun, untuk menjadikan OKU sebagai wilayah swasembada beras , Kuryana mengaku sedikit pesimis lantaran belum bisa dilaksanakan dengan alasan berbagai hal.
“Kalau untuk menjadikan OKU daerah swa sembada beras kita masih kekurangan lahan. Beda waktu OKU Timur dan OKU selatan masih satu dengan OKU. Setidaknya kita sudah mendukung program Presiden RI,” jelas Kuryana, saat dibincangi wartawan saat kunjungan ke Mapolres OKU, Kamis (23/6).
Diketahui di bawah Kepemimpinan Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis dan Wakilnya Drs Johan Anuar SH MM gencar melakukan program cetak sawah.
Tujuan tidak lain, untuk meningkatkan taraf perekonomian petani dan mendukung program Presiden RI, dalam menciptakan ketahanan pangan.
“Alhamdulillah program cetak sawah di Kabupaten OKU ini berjalan lancar. Program cetak sawah ini secara bertahap akan kita lanjutkan,” kata Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis
Di samping itu saat disinggung wartawan mengenai peran pemda OKU dalam menunjang pembangunan fasilitas Mapolres OKU, kata Bupati Pemda akan men-support penuh program Mapolres. Tentunya hal itu harus sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kita bekerja sesuai aturan. Kalau memang tidak bertentangan dengan aturan kita akan men-support,” imbuh Kuryana. (Yan)











