Palembang, Sumsupdate.com – Persoalan cinta dan jodoh memang menjadi satu hal yang perlu dibahas dan lebih mendalam.
Apalagi ekspresi cinta di era saat ini banyak terkontaminasi dengan hal-hal yang diluar norma keagamaan.
Demikian mengemuka dalam pelatihan Sekolah Pranikah yang digagas oleh Lembaga Indonesia Training Center Nusantara (Internusa) Sumsel yang digelar di Convention Hall Hotel Wisata Palembang, Minggu (3/6/2018).
Diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, pelatihan langsung diberikan oleh Direktur Utama Internusa Sumsel Andi Ahmad Zikrillah.
Dalam pelatihan tersebut, Andi yang juga pengagas komunitas Indahnya Hidup Bersama Dakwah (IHBD) menyampaikan bahwa pernikahan merupakan hal syakral dan perlu dipahami secara mendalam secara ilmu agama.
Sehingga pada gilirannya jika semua bermuara pada ibadah maka hasilnya adalah pahala.
“Dengan perkara apapun kita menjemput jodoh kita, kita pasti akan bertemu dengan jodoh kita. Dan yang membedakan adalah nilai keberkahannya,” ujar Andi dalam pelatihannya.
Lanjut pria yang juga penulis buku Melukis Cinta Meraih Bahagia (MCMB) ini menambahkan bahwa setidaknya ada tiga cara bagaimana mengekspresikan cinta.
“Pertama adalah syukuri atau beristigfar, menikahlah atau berpuasalah dan pendam rasa atau lupakan,” terangnya.
Tiga kunci utama tersebut dikatakan Andi disesuaikan dengan kondisi seseorang bagaimana menjemput jodohnya. Sehingga apapun hasilnya maka hasilnya adalah keberkahan.
“Jika seseorang pria tertarik pada wanita maka libatkanlah orang ketiga dalam hal ini orang sholeh,” terangnya.
Untuk dikatahui, bahwa program Sekolah Pranikah ini merupakan kali kesepeluh yang digelar oleh Internusa dan bakal digelar pada putaran kesebelas setelah hari raya Idul Fitri 1439 H. (sbw)











