Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau menggelar acara pelantikan 24 petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 216 petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Ball Room Smart Hotel, Kamis (8/3/2018).
Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Lubuklinggau, Efriadi Suhendri meminta petugas PPK dan PPS tidak melakukan pelanggaran yang dapat menciderai demokrasi.
“Tidak ada toleransi sedikitpun terhadap pelangaran, jadi jangan coba-coba merubah ini dan itu, atau melirik mata dengan Paslon. Tidak ada ampunan untuk penyelengara yang melanggar aturan,” tegasnya.
Kendati demikian, Efriadi menyakini jika petugas PPK dan PPS yang sudah dilantik, bakal mendedikasikan dirinya untuk menyukseskan pilkada.
“Saat dimulainya perekrutan, kami sudah sangat yakin kalau orang-orang yang sudah terpilih ini, baik PPK maupun PPS akan melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai penyelengara, karena memang mereka merupakan orang-orang pilihan. Namun, yang kami kkawatirkan itu adanya susupan dari pihak-pihak lain, yang mencoba untuk mempengaruhi mereka,” terangnya.
Tapi, dengan sudah dilakukan pengarahan, maka dirinya menyakini kalau PPK dan PPS akan berpilir dua sampai tiga kali untuk melakukan pelangaran, karena itu akan merugikan mereka sendiri.
Di tempat yang sama, Ketua PPK Lubuklinggau Selatan II, Irkan Franolus menjelaskan, kalau dirinya akan melaksanakan tugas dengan baik, profesional dan berintegritas sesuai dengan amanah dari undang-undang pemilu.
“Kita telah berkomimen untuk menyukseskan setiap tahapan pemilu, sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.
Bahkan, pihaknya telah menginstruksikan PPS hingga KKPS untuk melaksanakan dengan baik, demi suksesnya Pilkada di Pileg serta Pilpres 2019 mendatang.
“Silakan masing-masing Paslon berlomba-lomba untuk mendapatkan hati masyarakat, yakinlah yang menang tetap menang dan yang kalah harus mengakui kekalahannya, demi ketrentaraman masyarakat Lubuklinggau,” pungkasnya. (and)











