Korban Tewas Jadi 5 Orang, Polisi Turunkan 140 Personel Gabungan

Kamis, 18 Juli 2019
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi

Kayuagung, Sumselupdate.com – Warga Sumsel yang terlibat bentrok dengan warga Pematang Panggang Lampung di lokasi Register 45 Lampung, bertambah menjadi lima orang. Tiga di antaranya merupakan warga Sumsel.

Menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengungkapkan, bentrok terjadi karena dipicu saat warga Mekar Jaya OKI masuk ke wilayah register 45 dengan membawa pembajak untuk membajak lahan di sana.

Read More

Saat terjadi bentrok antara dua kelompok, diduga kalah jumlah dan tidak siap, membuat warga dari Mekar Jaya OKI yang paling banyak mengalami korban meninggal.

“Untuk korban meninggal ada lima orang. Tiga dari warga Mekar Jaya OKI yakni Rowi (32), Abdul Roni (37) dan Dali (31). Sedangkan dua lagi merupakan warga Pematang Jaya Lampung. Korban luka dari warga Mekar Jaya yakni Jeman (28),” ujarnya.

Lanjut Supriadi, untuk luka sudah mendapat penanganan di klinik di wilayah pematang. Sedangkan, untuk situasi ini sudah kondusif.

Untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan antara kedua kelompok masyarakat, Polda Sumsel dan Polres OKI telah menerjunkan 140 personil untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Personil dikerahkan mulai dari Brimob Polda Sumsel, Shabara, Bhabinkamtibmas dari polsek-polsek, Intel, Reskrim dari Polres OKI dan anggota Koramil.

“Kapolres dan Dandim sudah di lokasi bersama pejabat di sana untuk menenangkan keluarga masyarakat yang menjadi korban. Polda Lampung juga telah mengirim anggota untuk pengamanan dan mengantisipasi,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Kamis (18/7/2019).

Mengantisipasi terjadinya bentrok susulan antara dua kelompok masyarakat, Kapolres dan Dandim juga mendatangi rumah-rumah korban yang meninggal untuk ditenangkan. Selain ditenangkan, juga sudah dihimbau untuk tidak melakukan serangan susulan.

Dengan himbauan yang diberikan, kondisi yang ada di lokasi dan juga warga di Mekar Jaya OKI sudah Kondusif. Personil gabungan juga terus disiagakan agar mengantisipasi bentrok susulan.

“Untuk pengusutan kasus ini, karena wilayah hukumnya ada di Lampung jadi Polda Lampung yang akan melakukan proses hukumnya. Polda Sumsel juga berkoordinasi dengan Polda Lampung terkait untuk pengamanan agar tidak terjadi bentrok susulan,” jelasnya. (adm3/srp) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts