Cilegon, Sumseludate.com – Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Kota Cilegon, Banten, Kamis (11/9/2025).
Dengan kapasitas sekitar 6.000 MW, PLTU Suralaya menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara sekaligus penopang utama pasokan listrik di Jawa hingga Bali.
“PLTU Suralaya ini menyuplai sekitar 20% kebutuhan listrik Jawa Bali, khususnya untuk kawasan industri Banten serta wilayah Jabodetabek. Maka, keberlangsungan operasionalnya sangat penting bagi ketahanan energi nasional,” ujar Putri Zulkifli Hasan.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII DPR RI menekankan perlunya menjaga keseimbangan antara ketahanan energi dengan keberlanjutan lingkungan. Pihak PLTU memaparkan penggunaan teknologi co-firing biomassa dan pengolahan sampah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
“Tujuannya agar ketahanan energi pembangkit listrik ini juga diiringi dengan ekosistem yang baik dan berkelanjutan,” tambahnya.
Hasil kunjungan ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat Panja Lingkungan Hidup, guna memastikan PLTU Suralaya mampu terus mendukung kebutuhan energi nasional tanpa mengabaikan aspek lingkungan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
(**)











