Baturaja, Sumselupdate.com – Di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), ternyata masih ada warga yang belum menempati rumah layak huni. Ya, hal ini diketahui saat rombongan mahasiswa dan mahasiswi yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Fisip Universitas Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) angkatan XX tahun 2018.
Ialah Sakri (71), warga Desa Kesambirata, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten Ogan Komering (OKU) harus menghabiskan aktifitas sehari-hari untuk berjuang hidup. Ia terpaksa tinggal di dalam perkebunan bersama istri dan dua anaknya jauh dari keramaian.
Kondisi ini diketahui, pasca saat dikonfirmasi wartawan Senin (19/2/2018) melalui telepon menceritakan saat ini mereka masih melaksanakan KKN.
Saat berkunjung di Desa Kesambirata mereka bertemu Sakri. Saat ngobrol diketahui Sakri dan istrinya Marnia (48) bersama kedua anaknya Gusti Agung (12) dan Rakhmat Anugra (9) saat ini tinggal di dalam perkebunan di dekat kolam ikan.
Yang membuat hati tersentuh, kata Devi, Sakri dan keluarganya tinggal di pondok ukuran tidak lebih dari 2 meter persegi. Kondisinya memprihatinkan. Bangunan beratap terpal. Dindingnya terbuat dari bekas spanduk dan kain bekas, sementara lantainya berbahan kayu bekas. Pondok itu dibangun bertiang.
“Jadi mereka itu tidur di dalam pondok. Sementara untuk masak mereka di tanah menggunakan tungku kayu bakar,” katanya sembari menjelaskan, sehari-harinya mereka berkebun.
Devi menjelaskan, sesuai dari cerita yang ia dapat, Sakri tinggal di pondok dalam perkebunan itu baru lebih kurang satu minggu ini. Awalnya ia tinggal di dalam Desa. Bangunan tempat di tinggal di dalam Desa itu menumpang rumah warga.
Namun karena tanah yang ia tumpangi dijual pemiliknya ia terpaksa harus terusir.
“Setelah itu mereka tinggal di dalam kebun ini membangun pondok seadanya untuk dijadikan tempat tinggal,” cerita Devi sembari mengatakan kondisi keluarga Sakri terlihat memprihatinkan.
Sakri dan Istrinya tidak memiliki penghasilan tetap atau bekerja secara serabutan. Melihat hal ini rombongan KKN Unbara bergerak untuk membantu dan menindak lanjuti adanya warga yang membutuhkan bantuan.
Mereka membantu Sakri dan keluarganya mengajukan bantuan ke BAZNAS OKU.
“Kami sudah mendata dan menyiapkan beberapa surat pendukung untuk rujukan ke Pemerintah Kelurahan Kesambirata juga ke Kabupaten OKU dan ditembuskan ke BAZNAS OKU dan Dinas Sosial. Harapan kita warga kurang mampu ini dapat diberikan dukungan dan perhatian dan Pemerintah Daerah, BAZNAS dan Dinas Sosial,” harap Devi. (wid)











