Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Ulama dan penceramah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs Kiai Haji Zainal Abidin Hanif berpulang ke hadapan Sang Khalik, Jumat (24/7/2020), pukul 04.15 WIB.
Di mata keluarga dekatnya, KH Zainal Abidin Hanif sosok yang tegas dalam mengajarkan dan menjunjung tinggi ajaran Islam dan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Lukluh Hanif (40), putra bungsu dari almarhum mengaku, meski tegas dalam mengajarkan agama Islam, ayahnya itu sangat lembut dan penyayang terhadap kelima anak-anaknya.
Sampai saat ini Lukluh Hanif mengaku, masih tak percaya bahwa ayahnya sudah meninggalkan mereka untuk selama-lamanya.
“Seminggu terakhir memang kondisi ayah sempat down saat habis ceramah. Ternyata Umi (istri almarhum Siti Hijir -red) tadi sebelum subuh lihat ayah sudah meninggal,” ujarnya saat ditemui Sumselupdate.com di rumah duka.
Sementara itu, Jamiludin, tetangga almarhum mengatakan, sebelum meninggal dunia KH Zainal Abidin Hanif tidak kelihatan sakit. “Kemarin masih bawa mobil dan ceramah,” katanya.
Jenazah KH Zainal Abidin Hanif dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja Palembang, siang tadi pukul 14.00 WIB.
Sebelum dimakamkan, jenazah KH Zainal Abidin Hanif yang wafat di usia 77 tahun dishalatkan di rumah duka. Kemudian kembali dishalatkan di Masjid Al Muklis di Jalan Dwikora dan Masjid Agung Palembang.
Sementara itu, dari hingga siang tadi ratusan pelayat mendatangi rumah duka di Jalan Dwikora II, Lorong Sekundang, RT 33, RW II Palembang.
Para pelayat dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, ulama, tokoh masyarakat. Para pelayat mulai berdatangan dari mulai pukul 07.00 WIB.
KH Zainal Abidin Hanif dikenal penceramah yang mengajarkan ilmu tasawuf atau ilmu tauhid merupakan anak murid dari almarhum KH M Zen Syukri. (**)











