Ketua HMI Cabang OKU Timur: Gunakan Hak Pilih Demi Masa Depan Sumsel

Minggu, 24 Juni 2018
Ketua Umum HMI Cabang OKU Timur, Afrijal

Martapura, Sumselupdate.com – Beberapa hari lagi, tepatnya 27 Juni 2018, sebanyak 171 Pilkada serentak bakal digelar di Indonesia. Salah satunya adalah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan 2018-2023, yang diikuti oleh empat pasangan calon yakni Herman Deru-Mawardi Yahya, Saefudin Aswari Rivai-Muhamad Irwansyah, Ishak Mekki-Yudha Pratomo, dan Dodi Reza – Giri Ramandha Kiemas.

Terkait momentum Pilkada tersebut, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang OKU Timur, Afrijal, mengingatkan bahwa dalam negara demokrasi kedaulatan sejatinya ada di tangan rakyat sehingga rakyatlah yang menentukan masa depan bangsa dan daerahnya. Rakyat juga yang turut menentukan apakah sebuah Pilkada mampu membangun sebuah pemerintahan yang bersih, adil dan berpihak kepada rakyat, atau sebaliknya.

Read More

“Pesta demokrasi (pemilu) merupakan salah satu bentuk kedaulatan rakyat. Rakyat tidak boleh apatis, atau menganggap remeh pesta lima tahunan tersebut. Hak memilih yang melekat dalam diri rakyat adalah hal yang sangat penting,” ujar Afrijal melalui rilis yang diterima sumselupdate.com, Minggu (24/6/2018).

Menurut Afrijal, para pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang ada sejatinya adalah putra-putra terbaik di daerah ini. Apalagi semua tahapan dan persyaratan telah mereka lewati dan penuhi.

“Untuk itu, HMI Cabang OKU Timur mengajak  seluruh masyarakat Sumatera Selatan untuk menggunakan hak pilihnya karena masa depan Sumatera Selatan selama  lima tahun ke depan ada di tangan kita,” tegasnya.

Lebih jauh, Afrijal mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas, dengan cara mencermati visi misi, program kerja yang ditawarkan, dan track record masing-masing pasangan calon.

“Jangan tergiur dengan iming-iming materi sesaat karena hal itu sama saja dengan menggadaikan masa depan Sumatera Selatan selama lima tahun ke depan,” himbaunya.

Terkait dengan potensi terjadinya kecurangan, pria lulusan Pendidikan Fisika tersebut pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi proses pilkada ini. Caranya, jangan memberikan ruang untuk terjadinya kecurangan-kecurangan Pilkada sehingga Pilkada ini akan berkualitas dan melahirkan sosok pemimpin yang peduli terhadap rakyatnya, bukan sosok penguasa yang menindas rakyatnya.

Dia juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan  stabilitas politik. Menurutnya, berbeda pilihan adalah anugrah Tuhan yang harus disyukuri, bukan malah dijadikan sebagai benih perpecahan.

“Siapa pun pilihannya, silaturahmi adalah yang utama”, pungkasnya. (ril/shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts