Ketua DPD RI: Pengobatan Nusantara Harus Bisa Setara dengan Asing

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat beraudiensi dengan Perkumpulan Paricara Usada Indonesia (PPUIN) di kantor DPD RI, Kamis (3/6/2021).

Jakarta, Sumselupdate.com – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung pengobatan Nusantara agar bisa setara dengan pengobatan asing.

Menurut LaNyalla, ramuan pengobatan Nusantara tidak kalah dengan teknik pengobatan luar negeri.

Bacaan Lainnya

“Pengobatan nusantara yang terdiri dari berbagai pengobatan tradisional, ramuan, jamu dan sejenisnya,  tidak kalah dengan pengobatan asing. Saya kira produk ini harus berkembang dan terus digaungkan,” kata LaNyalla saat beraudiensi dengan Perkumpulan Paricara Usada Indonesia (PPUIN) di kantor DPD RI, Kamis (3/6/2021).

Menurut LaNyalla, obat-obatan asli Indonesia harus disupport dan diakui sebagai khasanah pengobatan nusantara.

Sehingga bisa menjadi alternatif masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan.

Ketua Umum PPUIN Yusmadi Prastowo menjelaskan, saat ini pengobatan seperti TCM dari China dan Ayurvedha dari India sudah mendunia.

Oleh karena itu pengobatan Nusantara pun sebenarnya bisa berkembang tidak hanya di Indonesia.

“Namun kita harus melalui proses yang panjang. Obat-obat atau ramuan tradisional harus diakui oleh Kementerian Kesehatan. Sejauh ini PPUIN sudah meminta audiensi ke Kemenkes tetapi belom ada kesempatan,” katanya.

Yusmadi juga menyampaikan, PPUIN merupakan perkumpulan para pengabdi kesehatan atau wadah ahli terapi, jamu dan pengobatan tradisional.

“Kami berdiri pada 17 Desember 2018. Paricara itu artinya pengabdi dan usada adalah kesehatan. Kita bersepakat  mengakomodir dan mengangkat pengobatan tradisional. Karena derajat bangsa diukur dari derajat kesehatan,” paparnya. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.