Kesadaran Bayar Zakat Maal Masyarakat Muaraenim Meningkat

Kepala BAZNas Muaraenim, Ust H Syachril.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Kesadaran umat Islam di Muaraenim untuk melaksanakan kewajiban membayar zakat maal kian meningkat. Hal ini dibuktikan dengan grafik penerimaan zakat di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Muaraenim yang terus naik.

“Alhamdulillah, tiap tahun grafik penerimaan zakat terus meningkat,” kata Kepala BAZNas Muaraenim, Ust H Syachril disela kegiatan penyaluran zakat di Masjid Babussalam, Rabu (6/6/2018).

Read More

Syachril mengungkapkan, terhitung dari 2015 sebesar Rp555 juta, kemudian meningkat pada 2016 sebesar Rp986.5 juta. Kemudian di 2017 penerimaan zakat kembali meningkat hingga Rp1.25 miliar.

“Jumlah ini khusus penerimaan di counter zakat BAZNas, baik yang bayar langsung maupun dijemput zakatnya diluar penerimaan zakat UPZ maupun laporan zakat fitrah. Bila dihitung keseluruhan mencapai Rp1.9 – Rp2 miliar lebih. Dan semoga tahun ini sesuai target kami melalui counter BAZNas Kabupaten Muaraenim sebesar Rp1.75 miliar,” ujar Syachril.

Diungkapkan Syachril, pihaknya terus mensosialisasikan dan menyampaikan kepada masyarakat pentingnya berzakat. Menurutnya, pihaknya tidak bosan-bosan menghimbau kepada siapa saja yang telah berpenghasilan diatas Rp 5.22 juta perbulan untuk mengeluarkan zakatnya 2.5%.

“Untuk itu kami sangat mengapresiasi kepada pegawai dan guru PNS yang telah menyalurkan zakat nya lewat bendahara SKPD masing-masing. Sehingga zakat yang disalurkan dapat membuat senyum dan tawa mereka para dhuafa. Kami selaku pimpinan terus berupaya untuk membangun kepercayaan ummat dengan mengedepankan transparansi dan selalu dipublikasikan kemasyarakat,” tukasnya.

Dirinya menambahkan, selama dua tahun terakhir, telah melakukan program bantuan konsumtif bagi fakir tiap bulannya. Program itu diantaranya, bantuan beasiswa kepada anak sekolah maupun mahasiswa yang tidak mampu, akomodasi kesehatan.

Pembinaan mualaf, fisabilillah, orang terlantar, 23 bedah rumah, 100 jamban bagi warga miskin, kartu BPJS kesehatan bagi 500 jiwa keluarga miskin, baitul qiradh atau pinjaman modal tanpa bunga bagi pedagang sayur serta penyaluran konsumtif setiap ramadhan.

“Kedepan ada rencana pembayaran asuransi pekerja miskin melalui BPJS ketenagakerjaan. Jika dana ZIS kita semakin meningkat maka semakin banyak program yang dapat kita lakukan bagi warga miskin,” pungkasnya. (azw)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.