Kepala BPKAD OI Sakit dan Satu Bulan Absen Kerja, Diduga Penyebab Terhambatnya Pencairan Honor Perangkat Desa dan Penyapu Jalan

Indralaya, Sumselupdate.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Ogan Ilir mengeluhkan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), honor Tenaga Kerja Sukarela (TKS), honor petugas penyapu jalan, dana kegiatan kedinasan seperti ganti uang (GU) yang terhambat.

Tak hanya ASN yang mengeluh, kades dan perangkat desa juga menjerit. Pasalnya, sampai akhir April, belum ada tanda-tanda pencairan Dana Desa (DD), yang bersumber dari APBN dan pencairan gaji perangkat desa ADD  yang bersumber dari APBD. Padahal, biasanya awal Maret seharusnya dana tersebut sudah bisa dicairkan.

Bacaan Lainnya

Diduga, penyebab terhambatnya pembayaran hak honor petugas penyapu jalan, kegiatan kedinasan, DD dan ADD serta TPP ASN ini dikarenakan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ogan Ilir, Sofiah Yohanis, sakit sehingga tak bisa bekerja.

Bahkan ia pun, absen hampir satu bulan tidak bekerja dan masuk kantor. Padahal berkas-berkas untuk pencairan sudah menumpuk di mejanya.

Seperti yang diutarakan Yan salah satu pegawai PUPerkim, Kamis (29/4/2021). Menurutnya, untuk April dirinya belum menerima TPP, padahal biasanya awal bulan sudah cair. Selain itu, dana kegiatan dinas seperti GU, bahkan honor petugas penyapu jalan juga belum bisa dicairkan.

“Kabarnya, Ibu Sofiah tidak masuk-masuk hampir sebulan ini karena sakit. Jadi semua proses pencairan terhambat, kan muara akhir untuk pencairan di BPKAD OI. Kami jadi susahlah, apalagi honor petugas sapu jalanan Rp1,6 juta perbulan, sebanyak 135 orang belum gajian,” jelasnya

Kades Tar yang berada di Kecamatan Lubuk Keliat juga mengeluh. Pasalnya, gaji perangkat desa belum cair, padahal biasanya awal Maret lalu sudah bisa dicairkan.

“Gaji perangkat desa ADD belum cair, selain itu Dana Desa juga belum cair ini sudah akhir April. Padahal dana desa tersebut digunakan untuk penanganan Covid-19, pembagian BLT. Apalagi ini-kan bulan puasa, sebentar lagi Lebaran Idul Fitri, masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan sangat membutuhkan dana itu. Sementara Kepala BPKAD Sofiah tidak masuk terus, bukan lagi kami menjerit ini sudah susah tujuh keliling,” jelasnya

Sementara itu Kabid Aset BPKAD Ariyadi membenarkan kalau Kepala BPKAD OI Sofiah sudah hampir sebulan absen kerja karena sakit.

“Sudah hampir satu bulan beliau absen. Kabarnya sakit, ya tidak masuk-masuk bekerja. Nah kalau soal pencairan saya kurang tahu,” kata Kabid Aset BPKAD Ogan Ilir, Ariyadi

Kabar absennya Sofia sudah sampai ke Bupati OI Panca Wijaya Akbar.

“Berdasarkan laporan yang saya terima, yang bersangkutan (Sofiah) absen satu minggu, karena sakit dan diopname,” kata Panca.

Panca pun memaklumi kondisi Sofiah tersebut dan memberinya waktu hingga benar-benar sembuh.

“Tapi kalau kegiatan-kegiatan terhambat termasuk pencairan gaji, kami sudah minta bantuan agar berkas-berkasnya dapat diselesaikan saat di rumah sakit,” ujar Panca.

Namun itu pun menurut Bupati Panca, merupakan opsi bagi kepala OPD yang berhalangan masuk kerja karena sakit.

Jika Sofiah merekomendasikan agar tugasnya didelegasikan kepada perwakilannya di BPKAD, maka keputusan tersebut juga harus dihargai.

“Karena memang yang bersangkutan sedang sakit. Jadi tidak mungkin di pressure, takutnya malah lebih parah lagi sakitnya. Insha Allah tidak ada kendala. Komunikasi, koordinasi akan kita lakukan,” kata suami Mikhailia Tikha Alamsjah ini. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.