Kasus Sri Rabitah yang Ginjalnya Diambil, Menlu: Kita Coba Tangani

Selasa, 28 Februari 2017
Menlu Retno Marsudi

Jakarta, Sumselupdate.com – Seorang TKI bernama Sri Rabitah asal Lombok Utara mengalami hal yang menyakitkan. Ginjalnya diambil oleh majikan serta disiksa oleh perusahaan yang mengirimkannya ke Qatar.

Sri Rabitah memang mengakui bekerja di Qatar lewat jalur ilegal. Tetapi pemerintah tetap berupaya mencari jalan keluarnya.

Read More

“Kita sedang coba tangani. Tim Direktorat Perlindungan WNI sedang menangani,” kata Menlu Retno Marsudi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (27/2/2017), seperti dikutip dari detikcom.

Sejak Mei 2015, sebetulnya pemerintah RI memberlakukan moratorium pengiriman TKI untuk sektor informal. Sri tahu akan hal itu, namun tetap berangkat ke Qatar.

Berbekal pengalaman 4 tahun menjadi TKI, dia memutuskan berangkat ke Qatar lewat jalur tak resmi. Tetapi apa yang dialami sungguh tak bisa ditebak.

Sri tiba-tiba disuruh ke rumah sakit oleh majikan. Dia lalu tak sadarkan diri dan setelah siuman barulah menyadari ada jahitan di perutnya. Belakangan, dia baru tahu bahwa ginjal sebelah kanannya diambil tanpa sepengetahuannya.

Pada 2 Maret nanti, Sri akan menjalani operasi pengangkatan slang yang menjadi pengganti ginjal kanannya. Butuh biaya Rp 2,5 juta untuk operasi tersebut. Sri sendiri mengaku dibantu oleh asuransi BPJS, namun nyatanya dia masih harus mengeluarkan biaya sebagaimana pengobatan-pengobatan sebelumnya di rumah sakit umum daerah di dekat tempat tinggalnya. (adm3)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts