Kasus Covid di Sumsel Naik Drastis, Ini Penyebabnya?

Rabu, 14 Juli 2021
Ilustrasi Virus Corona

Palembang, Sumselupdate.com – Lonjakan kasus konfirmasi positif harian di wilayah Sumatera Selatan, naik secara drastis per hari ini. Kenaikan yang ada mencapai 778 orang atau penambahan kasus tertinggi sejak awal pandemi Maret 2020 lalu.

Kenaikan ini diakui Dinkes Sumsel terjadi akibat beberapa faktor. Salah satunya, pemeriksaan yang terkendala di beberapa laboratorium dalam memeriksa sampel pasien positif.

Read More

“Benar kasus Covid-19 mengalami peningkatan. Hal ini terjadi karena adanya keterlambatan laporan, sehingga ada penumpukan hasil sampel yang keluar,” ungkap Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Sumsel, Yusri.

Yusri menjelaskan, sampel-sampel yang diperiksa terpaksa terlambat diumumkan lantaran beberapa bahan baku untuk pemeriksaan habis. Untuk itu pihaknya sempat menunggu kiriman pusat untuk melanjutkan pemeriksaan sampel.

“Jadi beberapa hasil yang harusnya dikeluarkan sebelumnya tidak masuk sesuai tanggal keluarnya. Ini terjadi karena bahan baku reagen di beberapa laboratorium di Sumsel habis,” ungkapnya.

Lonjakan kasus tak disangkal juga terjadi akibat meluasnya kasus paparan Covid-19. Dinkes Sumsel mencatat ada indikasinya bermutasinya virus SARS-CoV-2 varian Delta B1617 di wilayah Sumsel yang ditemukan sejak awal tahun 2021.

“Jika melihat kasus saat ini bisa saja (akibat mutasi virus). Karena di provinsi lain juga meningkat,” ujarnya.

Sebelumnya, Epidemiolog Universitas Sriwijaya (Unsri) Iche Andriyani Liberty mengatakan, lonjakan kasus terjadi dalam dua pekan terakhir. Kondisi ini akan terus meningkat jika melihat beberapa faktor seperti mobilitas masyarakat dan mutasi virus yang terjadi.

Dengan meningkatnya kasus per hari maka, kekhawatiran tersebut tidak hanya mengenai kekurangan tempat tidur melainkan kemungkinan tenaga kesehatan yang menangani pandemik kolaps akibat semakin meningkatnya jumlah keterisian rumah sakit.

“Menambah BOR atau tempat tidur sangat mudah dilakukan. Tetapi bagaimana jika lonjakan kasus meningkat, apakah tenaga dokter, perawat dan tempat tidur ICU di Sumsel siap. Ini yang harus menjadi perhatian jika kasus terus meningkat,” ungkap Iche

Lonjakan kasus akan berimplikasi dengan keterisian RS di Palembang. Hal ini dikhawatirkan dalam waktu dekat akan terisi semua dan, lonjakan kasus semakin tidak terkendali mengakibatkan rumah sakit kewalahan.

“Secara kuantitas tempat tidur ICU kita akan kewalahan, di atas 70 persen saja sudah berbahaya. Takutnya saat pasien datang dalam keadaan berat, RS tidak siap dan pasien datang mengantre seperti di Jawa,” tutupnya. (ron)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts