Martapura, Sumselupdate.com – Sebagai wilayah penyangga bencana, kabupaten OKU Timur akan dibuat posko, sebab kawasannya berdekatan dengan daerah yang rawan bencana yaitu kabupaten OKU Selatan. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Basarnas Sumsel Brigjen Hery Marantika di ruangan audiensi Bupati OKU Timur, Senin (16/03/2020).
“Kabupaten OKU Timur akan ditetapkan sebagai kabupaten penyangga bencana dan posisinya harus diperkuat lagi, sebab wilayahnya bersebalahan dengan OKU Selatan yang kita tau sendiri daerah tersebut rawan bencana,” tegasnya.
Untuk pendukung sebagai daerah penyangga bencana, kabupaten OKU Timur akan dibangun posko bencana. “Untuk itu kita harus membangun posko bencana di OKU Timur,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati kabupaten OKU Timur HM Kholid MD SSos Msi menyambut baik mengenai perencanaan kepala Basarnas sumsel ini, dirinya mengatakan kabupaten OKU Timur akan memberikan lahan seluas tiga seperempat hektar yang dipergunakan untuk posko bencana, dan pembangunannya akan masuk dalam anggaran APBN.
Menurut data yang dimiliki, tambahnya, Kabupaten OKU Timur juga ada bencana, namun harus disikapi supaya bencana yang ada mengerucut menjadi kecil. Bencana yang sering terjadi dari tahun ke tahun semakin tinggi terutama kelalaian manusia seperti kebakaran hutan dan lahan.
“Kabupaten OKU Timur sering terjadi banjir, baik itu karena hujan maupun kiriman dari daerah lain, selain itu juga faktor kelalaian manusia juga kerap terjadi setiap tahunnya seperti kebakaran hutan, dan bencana yang tidak kenal musim juga sering terjadi seperti kebakaran rumah,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, provinsi Sumsel sendiri cukup luas, namun personel yang dimiliki sangat sedikit, untuk itu bantuan personel dari setiap kabupaten/kota sangat diperlukan demi menunjang profesionalitas dalam bekerja.
“Kabupaten OKU Timur mendukung penuh perencanaan pembangunan posko bencana ini dan OKU Timur siap menjadi daerah penyangga bencana,” tukasnya. (Mat)











