Palembang, Sumselupdate.com – Aksi penikaman yang menewaskan Junaidi (42), warga Lorong Kebudayaan, Kecamatan Jakabaring, Palembang, akhirnya terungkap.
Pelaku yang tak lain adalah orang dekat korban sendiri, M Firdaus (38), berhasil diringkus Tim Opsnal Unit 2 Subdit Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Robert P. Sihombing, Kamis (21/8/2025).
Sebelumnya, Junaidi sempat menjalani perawatan intensif di RS Muhammadiyah Palembang setelah ditikam tujuh kali oleh pelaku.
Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban mengembuskan napas terakhir pada Kamis (21/8/2025).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun, S.I.K., MSi, membenarkan penangkapan tersebut.
“Tersangka sudah kita tangkap dan mengakui perbuatannya. Barang bukti dua bilah senjata tajam berupa pisau dan parang juga diamankan,” ujar Johannes.
Meski demikian, polisi masih mendalami motif pelaku melakukan aksi penikaman brutal yang mengakhiri nyawa Junaidi.
Dari keterangan anak korban, Jonathan Ibrahimovic, peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu (17/8/2025) sekitar pukul 18.05 WIB, tidak jauh dari rumah korban.
“Ayah dipanggil pelaku untuk bertemu. Saat bertemu, pelaku langsung menikam ayah hingga tujuh kali, luka paling parah di bagian perut,” ucap Jonathan di rumah duka.
Korban sempat dirawat tiga hari di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Nagaswidak, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Seberang Ulu I Palembang, AKP Andrian Novalezi, membenarkan laporan pihak keluarga terkait kasus penganiayaan tersebut. “Motifnya masih kita dalami. Saat ini penyelidikan terus dilakukan,” pungkasnya.
(**)











