Muaraenim, Sumselupdate.com – Tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, membuat sejumlah ruas jalan di Kabupaten Muaraenim mengalami kerusakan sangat parah akibat longsor.
Pantauan di lapangan, Rabu (16/11/2016), titik badan jalan yang longsor terdapat di Dusun Talang Keli, Desa Karyanyata tepatnya di depan ADC milik Dinas Tanaman Pangan Holtikultura.
Kemudian, longsor terjadi di ruas Mandian Dabak Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende Darat Laut.
Longsor terjadi juga di di jalan Desa Muara Danau, Kecamatan Semende Darat Laut yang merupakan jalan yang menghubungkan Tiga Kecamatan Semende menuju Kabupaten Lahat dan Pagaralam.
Ruas jalan yang mengalami longsor panjangnya berkisar 50 meter dengan kedalaman antara 10 hingga 20 meter.
Badan jalan yang statusnya milik Provinsi Sumsel itu amblas dan longsor ke dalam jurang yang berada di pinggirnya.
Sedangkan badan jalan di ruas Mardanau, badan jalannya amblas sedalam 1,5 meter dan tidak bisa dilalui lagi oleh kendaraan.
Tak pelak, amblasnya sejumlah ruas jalan ini membuat masyarakat tiga kecamatan di Semende terisolir.
Sebelumnya, amblasnya jalan terjadi di jalan kabupaten terdapat di Desa Tanjung III, Kecamatan Semende Darat Ulu.
Kemudian badan jalan Desa Padang Bindu, Kecamatan Tanjung Agung dan Desa Lubuk Nipis.
Akibat longsor tersebut membuat masyarakat Semende yang bermukim di kaki Bukit Barisan itu, tidak bisa keluar maupun masuk ke kecamatan yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu tersebut.
Untuk bisa keluar desa, warga menyiasati dengan berjalan secara estafet. Kendaraan yang datang dari Semende hendak menuju Muaraenim maupun Lahat, hanya sampai di lokasi yang longsor.
Kemudian mereka meneruskan perjalanan menggunakan kendaraan dari arah Muaraenim maupun Lahat yang hanya bisa sampai di lokasi longsor tersebut.
Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muaraenim, Agus mengaku, Dinas PU Bina Marga Muaraenim dan Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel telah mengirim dua unit alat berat untuk membuat jalan darurat dengan mengikis tebing badan jalan yang tidak longsor. (ham)











