HNW Minta Pembayaran THR ASN, TNI, dan Polri Diberikan Penuh dan Bansos Dilanjutkan

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, MA.

Jakarta, Sumselupadate.com – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid MA, mendesak Kementerian Keuangan agar memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri secara full tanpa potongan.

Pemberian THR secara penuh kepada ASN, TNI dan Polri, merupakan  salah satu  bentuk apresiasi terhadap  aparatur sipil negara, dan menjaga konsistensi kebijakan pemerintah yang mewajibkan perusahaan swasta memberikan THR full kepada karyawan tanpa dicicil.

Bacaan Lainnya

Bila alasan Kemenkeu tidak berikan THR secara penuh kepada ASN karena keterbatasan APBN, maka HNW  mengusulkan agar anggaran THR bagi  pejabat negara direalokasikan untuk pemenuhan anggaran THR bagi ASN, aparat TNI dan Polri.

“Kemenkeu harus memberikan THR full, apalagi dalam kondisi sulit di tengah pandemi. Apabila karena alasan APBN kurang, saya usul  untuk realokasikan anggaran THR bagi pejabat negara untuk diberikan kepada pemenuhan THR bagi  para ASN,” ujar Hidayat di Jakarta, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Hidayat, pemberian THR secara full merupakan bentuk apresiasi negara atas kinerja aparat  menyelenggarakan urusan pemerintah di tengah pandemi covid-19.

Data Badan Kepegawaian Negara pada Juni 2020 menunjukkan selama tiga bulan awal pandemi, 838 ASN mengalami positif covid-19 bahkan ada yang hingga meninggal dunia.

Apalagi, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan M/6/HK.04/IV/2021yang mewajibkan para pengusaha untuk melakukan pembayaran THR secara penuh.

Dia menyayangkan inkonsistensi kebijakan Pemerintah yang mewajibkan perusahaan swasta untuk membayar penuh THR untuk karyawannya, tapi Pemerintah malah tidak konsisten dengan tidak membayarkan penuh THR untuk ASN.

Dikatakan, pihaknya mendorong kebijakan pemberian THR secara full bagi para ASN sebagaimana dorongan atas perpanjangan program bantuan sosial tunai bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Dia menambahkan, kedua kebijakan tersebut merupakan komponen penting  mendorong daya beli masyarakat, khususnya di tengah koreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 yang dikeluarkan Bank Indonesia.

Terutama dalam kondisi pelarangan mudik, pemberian THR secara penuh dan perpanjangan bansos tunai akan mampu membuat masyarakat tetap saling silaturahmi dengan keluarganya melalui pengiriman hadiah secara online.

“Pemerintah harusnya hanya keluarkan kebijakan yang konsisten untuk Rakyat, dan apresiatif terhadap kinerja aparatur negara. Apalagi di tengah berbagai koreksi atas proyeksi pertumbuhan Indonesia, kebijakan yang mendorong konsumsi masyarakat seperti THR harus diberikan  penuh, dan bantuan sosial tunai dilanjutkan,” paparnya. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.