Herman Deru Ingatkan Potensi Panic Buying Jelang Idulfitri, GPM Jadi Jurus Jaga Harga Sembako

Writer: - Sabtu, 14 Maret 2026
Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho saat melihat ketersediaan beras dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah, JUmat (13/3/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyebut pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta program bantuan pangan murah menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi potensi panic buying masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri kegiatan GPM yang diselenggarakan Polda Sumsel bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel–Babel di Palembang, Jumat (13/3/2026).

Read More

Menurut Herman Deru, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama aparat keamanan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah bersama Polri dan TNI harus lebih peka terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. Kegiatan seperti GPM ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mencegah panic buying sembako,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan hingga menjangkau daerah-daerah pelosok di Sumatera Selatan, sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Herman Deru juga menyoroti peran penting Perum Bulog dalam menjaga ketersediaan beras di Sumsel. Menurutnya, Bulog memiliki tanggung jawab besar dalam menyalurkan beras yang jumlahnya mencapai sekitar 3 ribu ton setiap bulan.

“Target minimal dalam setiap kegiatan adalah tersalurnya dua ton beras. Pemerintah bersama Polri dan TNI harus terus bersinergi dalam menyalurkan bantuan bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara serentak di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Ia menjelaskan, secara nasional Polri telah menggelar sebanyak 142.872 kegiatan serupa yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang hari besar keagamaan.

“Melalui kegiatan ini, Polri turut berkontribusi dalam penjualan beras SPHP sebanyak 195.635 ton. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idulfitri. Pelaksanaannya tersebar di 187 titik lokasi,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel, Mersi Windrayani, melaporkan bahwa kegiatan GPM dan bantuan pangan murah tersebut menyasar sekitar 1.000 masyarakat penerima manfaat dan dipusatkan di salah satu gudang Bulog di Palembang.

Menurutnya, di lokasi tersebut terdapat enam unit gudang dengan kapasitas total mencapai 21 ribu ton. Selain itu, Bulog juga menyiapkan stok minyak goreng dalam jumlah besar.

“Untuk stok minyak goreng tersedia sekitar 259 ribu liter Minyak Kita. Dalam kegiatan ini Bulog menyediakan 10 ton beras atau sekitar 20 ribu kemasan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, Pemerintah Provinsi Sumsel, dan Bulog dalam menyalurkan bantuan pangan murah kepada masyarakat.

“Masyarakat yang membeli beras juga mendapatkan bonus berupa gula atau minyak goreng. Mereka dapat memilih salah satu di antaranya,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Sumsel, jajaran Polri dan TNI, serta jajaran Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts