Palembang, Sumselupdate.com – Masyarakat yang tinggal di Jalan Tanjung Barangan, RT04, RW03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat Ilir, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, dihebohkan dengan aksi pencurian kotak amal di masjid di dekat kediaman mereka.
Kehebohan ini lantaran aksi pencurian kotak amal di Masjid Ar-Rahmah ini terekam dalam Closed Circuit Television (CCTV).
Marbot Masjid Ar-Rahmah, Sigit Haryo Judanto kepada Sumselupdate.com, Minggu (17/5/2020), mengatakan, aksi pencurian kotak amal itu terjadi semalam.
“Kejadiannya Sabtu (16/5), sekitar pukul 23.40 WIB. Pelakunya memakai sepeda motor matic besar dan mengenakan helm dan nopolnya BG 254 yang nomor ujungnya kabur dengan nomor seri BE,” kata Sigit.
Menurut Sigit, sebelum aksi pencurian kotak amal tersebut dilakukan, pada hari yang sama diduga pelaku terlebih dahulu mengamati suasana.
Sebab menurut Sigit, pada Sabtu kemarin, pelaku datang ke masjid sekitar pukul 18.00 tidak mengenakan helm.
“Pada waktu itu aku tau, sebab aku kiro wong mampir nak buko, sebab kalau lagi berbuko biasonyo aku sambil lihat CCTV siapo bae yang datang pertamo ke masjid,” kata Sigit.
Ternyata pada malam harinya, menurut Sigit pelaku kembali datang dan melakukan aksi pencurian kotak amal yang terbuat dari kayu dan bertiang.
Sigit yang mengaku saat kejadian sudah tertidur mengungkapkan, dari rekaman CCTV pelaku masuk ke dalam masjid melalui pintu tengah dan membuka pintu samping untuk kemudian membawa lari kotak amal tersebut menggunakan sepeda motornya.
“Kotak amal itu kalau siang hari posisinya di luar dekat pintu masuk. Tapi kalau malam hari dipindahkan ke dalam dekat di pintu yang sama,” ujar Sigit lagi.
Sementara itu, dalam rekaman CCTV pelaku datang seorang diri dengan menggunakan sepeda motor dan mengenakan helm.
Pelaku yang tampaknya paham situasi masjid datang dengan santai. Dia semarkirkan sepeda motor di samping masjid yang kalau malam memang di lokasi tersebut sangat sepi.
Setelah pintu samping dibukanya, pelaku membawa kotak amal yang cukup berat itu dengan menggunakan kedua tangannya.
Sempat kesulitan saat menaikkan kotak amal berukuran cukup besar itu. Namun pelaku akhirnya berhasil menggondol kotak amal menggunakan tangan kirinya, sementara tangan kanannya menarik gas untuk kabur dengan kendaraan roda duanya di tengah kegelapan malam.
Sekadar diketahui, sebelum aksi pencurian kotak amal, sekitar dua bulan lalu di lokasi yang sama, salah satu jamaah masjid pernah kehilangan sepeda motor saat menunaikan shalat subuh.
Kondisi ini membuat pengurus masjid memasang pengumuman besar agar semua jamaah berhati-hati saat memarkirkan kendaraan roda duanya dengan memasang kunci ganda. (edo)











