Hari Terakhir Operasi Zebra, Anggota Satlantas OKU Pakai Seragam Adat dan Pahlawan

Selasa, 14 November 2017
Anggota Satlantas OKU memakai seragam pahlawan dan adat saat melakukan penindakan pada Oprasi Zebra Musi 2017.

Baturaja, Sumselupdate.com – Ada yang berbeda di hari terakhir Operasi Zebra Musi 2017 yang dilakukan Satlantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU), pada Selasa (14/11/2017) di kawasan taman kota Baturaja.

Diketahui, pada kesempatan itu juga, selain memakai seragam dinas, saat melakukan razia anggota polisi juga ada yang mengenakan seragam adat dan pahlawan.

Read More

“Ya, sengaja kita lakukan memperingati hari Pahlawan 10 November lalu, ada beberapa anggota yang mengenakan seragam adat dan pahlawan,” ucap Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Chandra Kirana, SIK, di sela operasi tersebut.

Diungkapkan Candra, pada hari terkahir ini, tindakan dilakukan selain penindakan pelanggaran berupa tilang, pihak kepolisian juga melakukan tindakan preventif bagi pengendara yang melakukan pelanggaran ringan.

“Pelanggaran ringan atau pelanggaran potensi keselamatan kecelakaan seperti tidak memakai helm dan spion,” terangnya.

“Syaratnya, kita tanya kepada mereka menyebutkan salah satu nama pahlawan nasional. Kalau tidak tahu ya tetap kita tilang. Kalau mereka bisa jawab tidak kita tilang, tapi hanya sebatas teguran. Mengapa kita lakukan hal ini, dalam rangka momen hari Pahlawan. Selain itu dalam melakukan operasi zepra musi ini 80 persen Penindakan, 20 persen yakni tindakan preventif yang bisa memberikan himbauan kepada pengguna jalan,” kata AKP Chandra.

Selain itu untuk memudahkan penindakan, Kasat Lantas menjelaskan, mereka juga menyiapkan Mobil Bank BRI, sehingga pengguna jalan atau pengendara yang terkena tilang bisa langsung membayar tilang yang dilakukan melalui e-tilang di mobil layanan Bank BRI.

Hingga di hari 14 razia operasi zebra musi, pihaknya mencatat ada 2017 tilang kendaraan bermotor. Terdiri dari 60 persen pelanggaran administrasi, 40 persennya potensi parkir sembarangan.

“Untuk kendaraan yang ditilang atau dikandangkan sekitar 300-an unit. Namun sebagian sudah ditebus dan tukar barang bukti dengan STNK. Rata-rata kendaraan roda dua,” jelas Kasat Lantas, dengan adanya operasi zebra selama 14 hari ini, angka kecelakaan juga minim.

Pantauan di lapangan, pelaksanaan hari terakhir tersebut masih banyak pengendara yang terjaring razia dengan berbagai kesalahan seperti tidak memakai helm, spion serta nomor kendaraan duplikat. (Wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts