Harga Karet di Sumsel Kembali Turun Akibat Negara Pengimpor Lockdown

Aktivitas di pasar karet Kabupaten PALI, Provinsi Sumsel.

Palembang, Sumselupdate.com – Harga karet di Sumsel selama pekan kedua Januari terus mengalami penurunan. Pada Jumat (8/1), harga karet sempat menembus angka Rp 18.867. Sempat naik Rp83, pada Senin (11/1), menjadi Rp18.950. Lalu, turun sebesar Rp587 menjadi Rp18.363 pada Selasa (12/1).

Harga kembali terkoreksi, kemarin (13/1), sebesar Rp146 menjadi Rp18.217. Turunnya harga karet di tingkatan lokal menyesuaikan harga karet dunia yang juga ikut anjlok. Penyebabnya, laporan produsen pembuat mobil menunda impor karet karena khawatir penjualan bakal turun. Setelah beberapa negara Eropa mengumumkan lockdown.

Bacaan Lainnya

“Harga karet turun di bursa Shanghai dan Sicom. Selain itu juga, penjualan di bursa Tocom juga ikut terkoreksi,” kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian

Ia juga menjelaskan, belum ada faktor yang dapat memicu kenaikan harga karet di awal 2021 ini. Meski pertumbuhan ekonomi di global tumbuh positif, namun belum bisa memicu permintaan karet di beberapa negara besar.

Data harga karet di Sumsel

 

“Selain itu, kondisi produksi di negara produsen utama masih belum pulih pasca cuaca ekstrem La Nina dan penyakit gugur daun pohon karet,” terangnya.

Dijelaskannya, harga karet diharapkan dapat bertahan di kisaran Rp18-19 ribu per kilogram untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen. Sehingga, harga yang diterima petani di tingkatan lelang UPPB bisa mencapai Rp9-10 ribu.

“Namun yang bisa menikmati harga tersebut masih sangat rendah, kebanyakan petani masih tergantung dengan harga pedagang pengumpul,” ucapnya.

Untuk itu, Pemprov Sumsel tetap mendorong petani untuk bergabung dalam UPPB yang saat ini sudag tersebar di 14 kabupaten/kota penghasil karet. Jumlahnya hingga Desember lalu sudah mencapai 284 UPPB.

“Tahun ini, kami akan terus meningkatkan jumlah UPPB. Targetnya tahun ini sebanyak 75 UPPB baru bisa terbentuk,” tutupnya. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.