Gudang Pengemasan Bumbu Dapur di Cimahi Ludes Terbakar

Jumat, 22 September 2023
Kebakaran Gudang Pengemasan Bumbu Dapur di Cimahi, Jawa Barat

Cimahi, Sumselupdate.com – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan dan pengemasan bumbu dapur atau rempah-rempah yang berada di Jalan Jenderal Amir Machmud, Cibabat, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (21/9/2023) malam.

Dari pantauan Beritasatu.com, api dengan cepat melalap seisi gudang pengemasan bumbu yang tepat berada di perlintasan jalan di Kota Cimahi tersebut.

Read More

Selain kobaran api yang besar, kepulan asap pun terlihat membumbung tinggi. Peristiwa itu menyita perhatian masyarakat sehingga membuat arus lalu lintas di sekitar Jalan Amir Machmud mengalami kemacetan. Petugas pemadam kebakaran Kota Cimahi yang diterjunkan berjibaku menjinakkan si jago merah dengan menerjunkan enam unit mobil pemadam.

“Objek yang terbakar adalah salah satu gudang yang isinya adalah bumbu masak seperti bawang, pala lalu ada macam-macam dan sebagian besar sudah berbentuk serbuk,” kata Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kota Cimahi Indrahadi.

Indrahadi menuturkan awal peristiwa kebakaran yang menimpa gudang pengemasan bumbu dapur yang terjadi pukul 20.20 WIB. Dikatakan, kebakaran bermula saat listrik di sekitar gudang padam. Saat listrik dinyalakan, muncul percikan api.

“Penjaga pabrik meminta tolong ke depan gudang, tetapi saat kembali lagi ke gudang, api sudah membesar,” tutur Indrahadi.

Indrahadi menduga api berasal dari korsleting listrik di bagian dalam gudang.

“Dugaan mungkin ya, kami duga dari hubungan arus pendek,” ucapnya.

Petugas sempat mengalami kendala untuk memadamkan kebakaran gudang ini. Beberapa di antaranya lantaran asap tebal yang diikuti bau menyengat akibat terbakarnya bumbu dapur. Hal itu menyulitkan pandangan dan pernafasan petugas.

“Untuk kesulitan asap tebal dan asap ini dihasilkan dari bakaran bumbu yang otomatis asap ini mengganggu pernapasan dan penglihatan karena asapnya pekat dan berbau tajam,” ungkapnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian materil belum dapat ditaksir.

“Perusahaan sedang tidak ada aktivitas jadi memang penjaga pabrik ini hanya seorang diri dan dipastikan tidak ada korban jiwa. Sedangkan untuk kerugian belum bisa kita taksir karena dari pihak perusahaan pun belum bisa menduga,” katanya. (bsc)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts