Gubernur Minta Maaf Palembang ‘Berantakan’ Akibat Pembangunan di Mana-mana

Minggu, 21 Februari 2016
Proyek Light Rail Transit yang berada di Jalan Kapten A Rivai Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com –Menjelang penyelenggaraan Asian Games yang berlangsung 2018 nanti, Palembang yang menjadi ibukota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan pembangunan di sana-sini.

Salah satu mega proyek yang tengah berjalan pembangunan Light Rail Transit (LRT). Proses pembangunan tiang pancang kereta api ringan ini, membuat wajah Kota Palembang ‘berantakan’ dan kemacetan terjadi di mana-mana.

Bacaan Lainnya

Namun kemacetan di jalan merupakan salah satu risiko dalam proses pembangunan, dan enam bulan sebelum penyelenggaran pesta olahraga bangsa-bangsa Asia Tenggara, Palembang menjadi kota tercantik di Indonesia.

“Saya minta maaf kalau Palembang menjadi babas bingkas (berantakan), jangan menggerutu, harus sabar karena pembangunan di mana-mana. Tapi enam bulan sebelum Asian Games Palembang menjadi kota tercantik di Indonesia,” kata Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat menjadi pembicara Seminar Nasional dengan tema ‘Dampak Penyelenggaraan Asian Games Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Selatan’ yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Sabtu (20/2).

Menurut Alex, selain membangun LRT, Pemprov Sumsel akan membangun Jembatan Musi IV dan Jembatan Musi VI. Selain itu, dibangun juga jembatan laying atau Fly Over di Simpang Tanjung Api-api.

Direktur Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Tridinanti Palembang Prof Dr H Sulbahri Madjir, SE, MM mengatakan, dengan menyelenggarakan Asian Games banyak manfaat yang diperoleh pemerintah daerah maupun masyarakat.

Dari sisi pemerintah bisa menambah pendapatan dari retribusi pajak dan dari masyarakat bisa meningkatkan dan menggairahkan perekonomian.

Selain Gubernur Sumsel, menjadi pembicara seminar nasional tersebut, Wakil Ketua Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang dan Ketua DPD HIPMI Sumsel Yudha Pratomo dengan dimoderatori Direktur Program Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Tridinanti Palembang Prof Dr H Sulbahri Madjir, SE, MM. Seminar nasional tersebut dihadiri ratusan mahasiswa, dosen dan staf pengajar dari Universitas Tridinanti Palembang. (erk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.