Gubernur Herman Deru: KBIH Harus Tampil Beda, Utamakan Kualitas Bimbingan Jemaah Haji dan Umrah

Writer: - Minggu, 3 Mei 2026
Momen peresmian Travel Al-Mukhtar by Bayt Al-Qur’an Al-Akbar yang dihadiri Gubernur Herman Deru bersama jajaran manajemen. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menegaskan bahwa Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) harus mampu menghadirkan layanan yang unggul dan memiliki ciri khas guna memberikan pengalaman terbaik bagi jemaah.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Grand Launching Travel Umrah dan Haji Khusus Al-Mukhtar by Bayt Al-Qur’an Al-Akbar di Graha IGM Palembang, Minggu (3/5/2026).

Read More

Menurut Herman Deru, layanan haji dan umrah pada dasarnya memiliki standar yang relatif serupa, baik dari sisi akomodasi, transportasi, maupun fasilitas penunjang lainnya. Oleh karena itu, kualitas bimbingan menjadi faktor pembeda utama yang menentukan tingkat kepuasan jemaah.

“Jemaah membutuhkan bimbingan yang tepat, rasa nyaman, serta pendamping atau muthawif yang memahami kondisi dan kebutuhan mereka, termasuk pengaturan waktu ibadah dan istirahat,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah persaingan yang semakin ketat, inovasi pelayanan menjadi hal yang tidak dapat diabaikan oleh penyelenggara haji dan umrah.

“Harga relatif sama, sehingga KBIH harus memiliki keunggulan yang menonjol dan mudah diingat oleh jemaah,” katanya.

Selain itu, Herman Deru juga menyoroti pentingnya peran muthawif yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, tetapi juga kemampuan teknologi guna menunjang pelayanan.

“Muthawif harus menjadi sumber rujukan bagi jemaah sekaligus mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan,” tegasnya.

Ia optimistis KBIH Al-Mukhtar dapat berkembang menjadi lembaga besar, terutama karena didukung oleh sumber daya yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman.

Sementara itu, Direktur Utama Travel Al-Mukhtar, Syofwatillah Mohzaib, menyampaikan bahwa pihaknya menghadirkan konsep layanan yang berbeda, salah satunya dengan memperbanyak sesi manasik bagi calon jemaah.

“Kami ingin memastikan setiap jemaah dapat menjalankan ibadah sesuai tuntunan. Jangan sampai sudah mengeluarkan biaya besar, tetapi pelaksanaan ibadah belum optimal,” ujarnya.

Komisaris Utama Travel Al-Mukhtar, Marzuki Ali, menambahkan bahwa pendirian travel ini dilandasi niat untuk membantu masyarakat dalam menunaikan ibadah umrah dengan baik.

Peluncuran ini diharapkan dapat memperkuat pilihan layanan haji dan umrah di Sumatera Selatan serta menjadi rujukan masyarakat dalam memilih penyelenggara perjalanan ibadah yang berkualitas.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts