Palembang, sumselupdate.com – Eksodus pemain Sriwijaya FC ternyata belum berhenti. Kali ini, Laskar Wong Kito harus rela kembali kehilangan salah satu talenta terbaiknya, Ichsan Kurniawan.
Pemain asal Martapura, Sumatera Selatan itu, dikabarkan merapat ke Borneo FC. Kepastian ini dibenarkan Ichsan yang sudah beberapa hari ini terakhir berlatih bersama Pesut Etam.
“Insyah Allah (ke Borneo FC). Mohon doanya. Jujur ini adalah hari terberat saya harus pamit dari tim yang menjadi kebanggaan saya,” ujar Ichsan, Jumat (1/3/2019).
Memang, kata Ichsan, cukup berat mengambil keputusan tersebut. Apalagi, pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu mengawali karir profesionalnya bersama Sriwijaya FC.
Bersama Elang Andalas, Ichsan juga sempat memberikan prestasi tertinggi di level junior saat membawa timnya meraih gelar juara ISL U-21 2013. Dia pun menjadi salah satu tulang punggung tim bersama rekan seangkatannya, Hapit Ibrahim.
“Sriwijaya FC merupakan tim impian saya sejak kecil, bangga dan haru pernah menjadi bagian dari tim ini. Saya juga sadar bukanlah siapa-siapa tanpa Allah dan Sriwijaya FC. Saya besar di tim ini, dan berharap dapat kembali suatu saat nanti,” jelasnya.
Ichsan pertama kali dipromosikan ke tim senior Sriwijaya FC pada 2013 saat usianya masih 17 tahun. Tiga tahun berselang, Ichsan sudah mampu menyegel satu tempat di tim inti ketika Sriwijaya FC masih ditukangi Widodo Cahyono Putro.
Performanya pun mampu memikat pelatih tim nasional Indonesia kala itu, Alfred Riedl. Sempat mengemas satu caps bersama timnas, Ichsan gagal menembus skuat inti timnas Garuda di Piala AFF 2016.
Cedera memaksanya harus mengubur impian tersebut. Bahkan, potensi Ichsan sempat terlumpakan karena setelah itu, cedera seperti menjadi langganannya baginya.
Kini, bersama Borneo FC Ichsan ingin memikat pelatih Simon McMenemy agar dapat kembali memperkuat timnas. Ichsan juga tidak menampik jika suatu saat akan kembali ke Sriwijaya FC.
Ya, pemain kelahiran 24 Desember 1995 itu berujar jika masih banyak impian yang belum dia raih bersama tim tanah kelahirannya itu. Terlebih saat memperkuat tim senior Ichsan belum pernah membawa timnya meraih gelar juara.
“Jika tiba saatnya nanti, jika ada kesempatan, saya akan bersemangat untuk pulang (ke Sriwijaya FC). Tim kebanggaan, tim tanah kelahiranku,” ujar Ichsan.
Melalui akun Instagram-nya, @ichsan24kurniawan, Ichsan sudah menyampaikan salah perpisahan yang ditujukan terhadap manajemen tim, suporter dan seluruh masyarakat Sumatera Selatan.
Dia meyakini akan tetap memberikan dukungan dan doa agar Sriwijaya FC yang kini mentas di Liga 2 dapat segera kembali ke kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1. (adm3/dtc)











