Dua Spesialis Bobol Rumah Dibekuk Reskrim Polsek Talang Ubi

Tersangka pembobolan rumah kosong, Agus Suryani dihukum menyanyikan lagu Indonesia Raya.

PALI, Sumselupdate.comDua dari tiga pelaku yang diduga spesialis pencuri rumah kosong yang kerap beraksi di kawasan Kota Pendopo, Kabupaten PALI berhasil dilumpuhkan Jajaran Polsek Talang Ubi, Sabtu (27/8).

Penangkapan kedua pelaku setelah mendapat laporan dari korban Elisa (34), warga Sumber Rejo, Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Bacaan Lainnya

Dari penuturan korban, ketika para pelaku beraksi, dirinya beserta anaknya sedang berada di rumah orang tuanya di RT tetangga.

“Aku lagi dirumah orang tua aku. Rumah itu cuma aku gembok bae. Jadi mudah nian kalu nak bobol nyo, tinggal cungkil bae pakek parang. Yang ilang perabotan rumah tangga, Tv, receiver, dll,” tutur Elisa.

Untuk itulah korban langsung melaporkan kejadian tersebut dengan laporan LP / B / 258 / VIII / 2016 / SUMSEL / RES M ENIM / SEK TL UBI, tanggal 26 Agustus 2016.

 

Kedua tersangka pembobolan rumah kosong diamankan di Mapolsek Talang Ubi.
Kedua tersangka pembobolan rumah kosong diamankan di Mapolsek Talang Ubi.

Kronologis penangkapan pun dilakukan di waktu yang berbeda. Agus Suryani (24) salah satu pelaku diamankan jajaran Polsek Talang Ubi, Jumat (26/8) sore saat hendak melihat barang-barang hasil curiannya yang disembunyikan.

Pelaku juga diamankan beserta senjata tajam jenis parang yang diduga digunakan pelaku untuk membobol rumah yang kosong.

Agus terpaksa dihadiahi timah panas di kaki kirinya, lantaran mencoba melarikan diri. Bahkan, sesampainya di Mapolsek Talang Ubi, Agus dihukum menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil memberi hormat kepada Sang Merah Putih.

Sedangkan satu pelaku lainnya yang berhasil diamankan bernama Haryono (25), warga Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara, Kabupaten PALI.

Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan SIK melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondais didampingi Kanit Reskrim Ipda Rusli membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua pelaku.

Selain mengamankan kedua diduga pelaku Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti dari tangan tersanngka, diantaranya berupa satu bilah senjata tajam jenis parang dan perabotan rumah tangga hasil curiannya yang disembunyikan di hutan seperti televisi 21 inch receiver, kipas angin, dan satu unit setrika, serta satu unit tabung gas elpiji ukuran 3 kg.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara satu pelaku berinisial P (DPO) terus kita kejar,” terang Victor.

Terpisah di hadapan petugas Agus mengakui perbuatannya.

“Aku diajak kawan bae pak. Kami betigo, saronyo sikok wong ado yang ngintai dulu rumah itu, kalu beneran kosong baru beraksi,” aku pria yang keseharian menjadi pemain kuda lumping. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.