Dorong Pariwisata Berkelanjutan NTB, DPD RI Gelar Forum Sinergi dan Gandeng Belarusia untuk Teknologi EBT

Writer: - Minggu, 16 November 2025
Forum Sinergi di Raja Hotel Kuta Mandalika, Kamis (13/11/2025). (Foto: Humas DPD RI)

Lombok Tengah, Sumselupdate.com — Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Forum Sinergi di Raja Hotel Kuta Mandalika, Kamis (13/11/2025).

Acara tersebut fokus pada pengembangan sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan fokus pada aspek keberlanjutan (sustainability) melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Read More

​Forum dihadiri berbagai pemangku kepentingan daerah dan secara internasional ditandai dengan kehadiran Duta Besar Negara Belarusia, Dr. Raman Ramanouski.

​Pembukaan Forum Sinergi disaksikan jajaran pimpinan BKSP DPD RI, perwakilan pemerintah daerah serta delegasi negara sahabat.

Turut hadir Ketua BKSP DPD RI, H. Gusti Farid Hasan Aman, Wakil Ketua BKSP Darmansyah Husein, Mirah Midadan Fahmid, Henock Puraro, Kepala Bappeda NTB, H. Iswandi. Hadir mewakili Gubernur NTB, Wakil Ketua BKSP sekaligus Anggota DPD RI Provinsi NTB, Mirah Midadan Fahmid dan Delegasi dari negara Singapura, termasuk Duta Besar Belarusia.

Mirah Midadan Fahmid, menjelaskan, kegiatan bertujuan strategis yang ganda.

​”Forum Sinergi fokus untuk memperkenalkan pariwisata dan potensi pengembangan energi baru terbarukan Provinsi NTB kepada berbagai pihak, termasuk kepada mitra internasional kita. Inilangkah proaktif DPD RI mencari dukungan dan kemitraan untuk memastikan pengembangan pariwisata di Provinsi NTB berjalan secara sustainable,” jelasnya.

Sebagai Komitmen Dukungan dari Belarusia, Duta Besar Dr. Raman Ramanouski menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen kerja sama.

​”Negara kami menghargai komitmen Indonesia terhadap pariwisata berkelanjutan. Kami bersedia mendukung dan berbagi pengalaman terbaik dari Belarusia, khususnya penerapan teknologi energi baru terbarukan dan strategi pengembangan sektor pariwisata yang telah kami terapkan,” ujar Dr. Ramanouski, membuka peluang kerja sama bilateral dalam transfer teknologi hijau.

Terkait dengan konteks fokus Keberlanjutan dan EBT, Ketua BKSP DPD RI menekankan, integrasi EBT sebagai kebutuhan mendesak untuk mencapai pariwisata berkelanjutan dan mengurangi jejak karbon.

​Forum Sinergi juga menghasilkan komitmen kunci, termasuk penyusunan regulasi, akselerasi infrastruktur EBT dan peningkatan edukasi mengenai keberlanjutan.

Forum ditutup dengan harapan besar agar Provinsi NTB dapat menjadi model pariwisata berkelanjutan di Indonesia, didukung oleh sinergi kebijakan dalam negeri dan kerja sama internasional. Langkah konkret dari hasil sinergi diharapkan segera diimplementasikan.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts