PALI, Sumselupdate.com – Dari 109 Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang tercatat di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), namun jajaran inspektorat hanya menemukan 7 orang yang ada di kantor. Sedangkan yang lainnya tanpa keterangan.
Akibatnya, kondisi tersebut membuat Kepala Inspektorat kabupaten PALI, Husni Thamrin Ciknung kecewa.
“Kalau kita persentasekan TKS yang hadir tidak sampai 15% dari total semuanya 109 orang dan yang hadir hanya 7 orang TKS, maka dari itu kami sangat menyayangkan kepada SKPD-SKPD yang sangat belum efektif dan memaksimalkan kedisiplinannya, terutama TKS di Dinas PU Bina Marga kebanyakan tanpa keterangan pada sidak pagi tadi,” tutur Husni yang ditemui di kantornya, Rabu (25/5).
Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai ketua PBSI mengatakan, kepala SKPD merupakan panutan bagi bawahannya untuk memaksimalkan kedisiplinan di setiap SKPD.
“Tingkat kehadiran TKS pada Jam 07.00 WIB masih sangat minim sekali. Namun sudah ada beberapa SKPD yang sudah diatas, 80% kedisiplinannya. Pimpinan merupakan panutan bagi bawahannya untuk disiplin dan bagi TKS yang tidak masuk kerja akan di tegur dan di berikan surat peringatan secara tertulis,”pungkasnya.
Sementara itu Yukhairudin, SE kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Kabupaten PALI mengatakan kepala SKPD harus bertanggung jawab terhadap bawahannya dengan pentingnya kedisiplinan bekerja.
“Seharusnya kepala SKPD menegaskan kepada TKS yang ada di ruang lingkup masing-masing SKPD walaupun ada atau tidaknya kepala SKPDnya supaya para pegawai sadar bahwa pentingnya meningkatkan kedisiplinan,” tambah Yukhok (sapaan akrab).
Sampai berita ini diturunkan, kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten PALI yang masih Dinas luar (DL) tidak bisa dihubungi. (adj)











