PALI, sumselupdate.com – Sehubungan dengan pemilihan Bujang Gadis PALI (BGP) 2016 yang terkesan diam-diam, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten PALI selaku penyelenggara kegiatan BGP 2016 membantah jika pihaknya kurang sosialisasi.
Melalui Kabid Kebudayaan, Haris Munandar menuturkan jika pihaknya sudah maksimal dalam melakukan sosialisasi BGP 2016.
“Kami sudah lakukan sosialisasi lewat media sosial seperti facebook, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, kami juga sudah membagikan spanduk dan selebaran-selebaran ke kantor-kantor camat dan sekolah-sekolah. Mungkin saja, masyarakat yang kurang peduli dan perhatian kepada kegiatan ini. Jadi menganggap kami yang kurang sosialisasi,” ungkap Haris Munandar ketika dihubungi media ini lewat telpon, Minggu (24/7) sore.
Lebih lanjut, Haris juga mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan BGP 2016 sejak bulan Mei lalu.
“Kami sudah mempersiapkan kegiatan rutin ini sejak Mei 2016 lalu. Kemudian, tahap penyeleksian di tingkat kecamatan baru bisa dilakukan pasca Hari Raya Idul Fitri kemarin. Dan kami rasa pro dan kontra seperti itu hal yang biasa seperti tahun kemarin, kami nanggapinya positif saja,” kata Haris.
Sekedar informasi, pemilihan BGP 2016 telah melewati tahap semifinal yang digelar, Sabtu (23/7) bertempat di Gedung Pesos Komperta Pendopo.
Sebanyak 26 peserta yang terdiri atas 13 laki-laki dan 13 peserta wanita berhasil melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu proses karantina selama tiga hari (28 – 30 Juli 2016). Kemudian, rencananya malam grand final BGP 2016 akan dilaksanakan pada 31 Juli 2016 mendatang. (adj)











