Dinkes PALI Sebut Anak Penderita Stunting Meningkat

Kamis, 18 Juli 2019
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI Lydwirawan.

PALI, Sumselupdate.com – Angka penderita stunting, di Kabupaten PALI, dalam dua tahun terakhir meningkat. Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten PALI Lydwirawan saat dijumpai sejumlah media, Kamis (18/7/2019).

Diketahui, stunting merupakan suatu kondisi di mana tinggi badan seorang anak jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan anak yang normal.

Read More

“Angka Stunting tahun 2016 ada 78 orang, menurun menjadi 72 orang tahun 2017 dan Tahun 2018-2019 sampai bulan Juni ini mencapai lebih dari 300 anak dibawah lima tahun yang mengalami stunting,” ujar Iwan, sapaan akrab dari Lydwirawan.

Iwan juga menjelaskan, bahwa stunting  berasal dari kurangnya asupan gizi seorang ibu hamil. Akibatnya, terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Anak yang stunting, kata dia, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh pendek) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya, yang mana tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas pada usia-usia produktif.

“Stunting apada anak dibawah umur 2 tahun berjumlah 47 orang. Angka ini bisa ditekan dengan pemberian asupan gizi yang baik selama 1000 hari pasca kelahiran,” ujarnya.

Dari total jumlah anak penderita Stunting di PALI, dirinya menjelaskan, paling banyak terdapat di Kecamatan Talang Ubi. Untuk itu guna menekan angka stunting ini pihaknya terus melakukan sosialisasi.

“Sosialisasi umumnya diberikan kepada ibu mengandung, seperti cegah pernikahan dini. Kita juga memberikan asupan makanan tambahan setiap 3 bulan sekali, sehingga bisa mencegah stunting,” jelasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts