PALI, Sumselupdate.com – Sering mengalami kejang-kejang dan belum bisa berkomunikasi dengan baik, Ridho Ramadhan bocah berusia 10 tahun asal Sumberojo, RT10/2, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kabupaten PALI akhirnya dijemput Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI dari kediamannya untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi, Minggu (26/8/2018).
Menurut Ali Mustofa, warga setempat, Ridho diduga mengalami gangguan di bagian syaraf, sebab dalam satu hari, Ridho mengalami kejang sampai dua kali bahkan sering mengalami luka saat Ridho kejang-kejang.
Akibat ekonomi keluarga yang tidak menentu, anak dari pasangan Budiono dan Rini Lestari yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan, Ridho hanya dibiarkan dan kalaupun diobati, dengan cara mendatangi orang pintar.
“Keluarga Ridho tergolong miskin, dan kami sering lihat Ridho kejang dan selalu dibiarkan dan hanya diberi air minum dari orang pintar, maka kami sampaikan kondisi Ridho ke Dinkes PALI,” ucap Ali Mustofa.
Setelah dilaporkan Ke Dinkes PALI, tak berapa lama, tim kesehatan datang dan menjemput Ridho. “Saat ini, Ridho mendapat perawatan medis di RSUD, dan kami berharap Ridho bisa sembuh dan bisa beraktivitas serta bermain dengan teman sebaya nya,” harap Ali Mustofa.
Sementara itu, dr Muzakir, Kepala Dinkes PALI mengatakan bahwa pihaknya mendapat kabar akan adanya pasien yang butuh perawatan medis. Dan dari riwayat kelahiran pasien Ridho, tidak ada kejanggalan saat kelahiran sampai saat ini.
“Hanya saja saat ini berat badan pasien cuma 25 kg, dan saat umur 2 tahun, Ridho belum bisa berjalan, kemudian dibawa ke orang pintar dan akhirnya bisa berjalan, tetapi sampai saat ini belum bisa berkomunikasi dengan baik,” terang dr Muzakir.
Awal penyakit Ridho, dijelaskan dr Muzakir bahwa saat umur 3 tahun, Ridho terjatuh dibarengi kejang, tetapi kondisi Ridho saat itu tidak sedang demam ataupun sakit.
“Menurut keluarganya, sejak kejadian terjatuh dan langsung kejang kembali terulang sampai saat ini, bahkan tubuh Ridho sering mengalami luka ketika terjatuh dan kejang-kejang. Namun setelah kita jemput, dirawat dengan menggunakan Jamsoskes. Pengobatan itu perlu proses, karena tim kesehatan tengah merawat dan biasanya kalau masih anak-anak bisa sembuh,” pungkasnya. (adj)











