Palembang, Sumselupdate.com – Usai dilaporkan telah melakulan aksi kejahatan perampokan dan percobaan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi, dua driver taksi online mendatangi Mapolda Sumsel untuk melakukan klarifikasi, Sabtu (5/5/2018). Bahkan penumpang yang menuduh nya sudah diantar sampai tujuan dengan selamat.
“Nama yang mengaku sudah jadi korban perampokan memang menggunakan jasa saya. Tapi tidak benar yang merampok nya dan dia sudah saya antar ke tujuan dengan selamat,” kata Darmadi, sopir Grab Car.
Lanjutnya, terlebih mobil miliknya yang digunakan untuk narik penumpang sama persis dengan yang dilaporkan ke Polresta Palembang. Tapi tujuan penjemputan dan pengantaran itu tidak sesuai dengan keterangan berdasarkan laporan korban.
“Saya jemput penumpang di Internasional Plaza untuk tujuan Hotel Anugrah di Jalan Jenderal Sudirman. Mobil saya Avanza merah BG 1106 RA. Sampai di hotel dia langsung turun dan saya dapat penumpang lagi,” jelasnya.
Tidak hanya itu, sebelum ke Polda Sumsel dirinya mendatangi Kantor Grab untuk membantah telah melakukan tindakan kriminal. Dihadapan polisi dirinya membantah melakukan perampokan dan percobaan pemerkosaan.
“Saya siap membantu polisi dan menjadi saksi dalam laporan korban serta siap memberikan keterangan kalau polisi memanggil. Karena saya tidak pernah melakukan apa-apa terhadap penumpang saya selama ini,” ucapnya kesal.
Sementara itu, Tim Pemantau Lapangan Grab cabang Palembang, Putra Ady Wibowo membenarkan bahwa Darmadi adalah driver yang menerima orderan korban dan riwayat perjalanannya tercatat dalam aplikasi Grab.
“Berdasarkan data yang diterima Grab Darmadi telah mengantar penumpang atasnama Apriliani. Selain Darmadi ada juga sopir lain yang menerima orderan atas nama serupa dan orang yang sama, tapi mobil sopir satunya lagi itu berwarna silver,” kata Wibowo.
“Mereka sudah dimintai keterangan dan mereka membantah itu. Mereka siap menjadi saksi jika dipanggil penyidik dan siap mengklarifikasi fakta yang terjadi di lapangan,” terangnya. (tra)











