Diduga Tidak Tahan Dijangkiti Penyakit Menahun, Purn TNI Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kondisi jenazah RY saat disemayamkan di rumah duka (FOTO: Armizi/Sumselupdate.com)

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com – RY (65) seorang Purnawirawan TNI yang tinggal di Kelurahan Air Gading, RT 03, RW 04, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan ditemukan tewas gantung diri di tangga dapur rumahnya Selasa (20/4/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal mengatakan peristiwa gantung diri ini diketahui menyusul Kanit Reskrim Polsek Barat Ipda Bustami mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Kelurahan Air Gading, RT.03, RW 04, Kecamatan Baturaja Barat ada korban gantung diri.

Mendapat informasi tersebut anggota Polsek Baturaja Barat menindaklanjuti laporan tersebut. Kanit Reskrim menghubungi piket SPKT untuk mendatangi TKP.

Setelah sampai di TKP, anggota piket mendapati bahwa korban sudah dibaringkan di atas kasur depan kamar rumah korban.

Di lokasi kejadian, petugas mendapat informasi dari  ES (35), anak korban yang mengaku saat ayahandanya gantung diri, dia tak berada di tempat.

ES berasalan sekitar pukul 16.30 WIB sedang berada di rumah sakit karena istrinya melahirkan.

Menurut ES, dia mengetahui ayahandanya tewas gantung diri setelah ibundanya DR (60) memberitahu dirinya.

“ES ditelpon oleh saksi DR (60), istri korban untuk memberi kabar bahwa korban telah meninggal akibat gantung diri. Mendapat kabar tersebut ES langsung pulang menuju rumah dan melihat korban telah meninggal dalam posisi gantung diri di tangga dapur dalam rumah,” urai Kanit Reskrim Ipda Bustami.

ES langsung mendekati korban dan melepaskan tali yang menggantung di leher korban dan kemudian korban dibawa dibaringkan di atas kasur depan kamar korban

Menurut ES, korban mengalami sakit menahun, jantung, liver dan diabetes. Sudah berulang kali keluar masuk rumah sakit.

Dikarenakan tidak kunjung sembuh, korban diduga mengalami depresi dan putus asa.

“Memang sebelumnya korban pernah¬† akan melakukan bunuh diri di lokasi rel kereta api Air Gading, namun aksinya diketahui oleh warga sehingga masih bisa diselamatkan masyarakat,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap korban yang dilakukan oleh petugas kesehatan memang benar korban meninggal dunia karena bunuh diri.

Di mana pada bagian leher korban ditemukan bekas jeratan tali dan pada kemaluan korban ditemukan cairan sperma. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.