PALI, Sumselupdate.com – Secara bersamaan dua pipa minyak kondensat milik Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field dan Medco yang jaraknya cukup berdekatan, bocor dan menyemburkan minyak mentah memasuki kebun karet milik warga setempat. Meski kejadian tersebut cepat ditangani, namun kedua perusahaan tersebut malah saling tuding.
Dari pantauan di lapangan, tampak bekas semburan minyak mentah dari kedua pipa minyak tersebut berceceran disekitar lokasi, dan Jumat kemarin (20/1/2017) pihak HSSE dua perusahaan Migas itu sedang berupaya melakukan penutupan lubang yang bocor di pipa minyak tersebut.
“Kami ketahui sekitar pukul 5.30 WIB saat kami sedang mengecek line pipa ini. Kejadian itu dipastikan akibat digergaji orang tidak bertanggung jawab, sebab ditemukan bekas gesekan gergaji, di pipa milik Pertamina sekitar satu setengah jengkal panjangnya dan menyemburkan minyak mentah sampai masuk ke kebun karet, sementara di pipa milik Medco hanya kurang dari sejengkal tangan,” ungkap Sukur, salah satu petugas pengecek line milik Medco saat ditanyai sejumlah media, Jumat (20/1/2017).
Kejadian bocornya dua pipa minyak mentah milik Pertamina dan Medco dibenarkan Nursiela, Legal Relation Pertamina EP Asset 2 Pertamina Field, dan penyebabnya dipastikan akibat disabotase. Namun pihaknya membantah bahwa semburan minyak yang berasal dari pipa milik Pertamina paling banyak.
“Pipa sudah kita atasi, dan akan langsung di cor semen. Ceceran minyak milik kita hanya sedikit dan tidak ada yang mengenai pohon karet milik warga. Tetapi yang paling banyak mengalir masuk kebun karet berasal dari pipa milik Medco,” terangnya.
Untuk dugaan sabotase, dikatakan Nursiela, pihaknya telah melaporkan ke pihak kepolisian.
“Sudah kita laporkan, bahkan anggota kepolisian sudah olah TKP,” katanya. (adj)











