PALI, Sumselupdate.com – Diduga dilatari dendam Basuki, yang dikenal sehari-hari bos roti yang tinggal di RT 4 RW 2, Talang Nanas, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI ditembak orang tak dikenal (OTD) di bagian kepala.
Beruntung, korban masih bisa diselamatkan dan langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Talang Ubi dan langsung mendapat perawatan intensif dari petugas RSUD Talang Ubi.
Kejadian berlangsung Rabu (22/2/2017), sekitar pukul 09.00 di rumah korban, di Talang Nanas yang juga merupakan tempat dirinya memproduksi roti.
Dari penuturan saksi mata, pelaku berjumlah tiga orang dengan menggunakan dua sepeda motor.
“Motor duo, wong tigo, motornya Yamaha Mio dan dan Honda Revo. Kiroin tadi nak beli roti, ngetuk pintu berulang-ulang. Kemudian keluarlah si bos roti. Dak tahu apo yang diomongi mereka, tibo-tibo bunyi suaro ledakan tembakan sekali. Habis itu korban berlari bawa pisau untuk mengejar pelaku, namun ternyata korban malah ditabrak pelaku hingga tekapar,” ungkap Rosnaini warga Talang Nanas yang merupakan tetangga korban.
Rosnaini juga menjelaskan bahwa sang korban baru pindah ke rumahnya sekarang.
“Sebelumnyo korban tinggal di dekat persimpangan Talang Nanas, tapi baru sebulan ini pindah di belakang rumah aku. Statusnyo jugo masih ngontrak,” tambahnya.
Ditambahkan oleh Supriyanto yang merupakan karyawan korban. Dirinya menuturkan tidak mengetahui jelas kejadian, karena posisinya kami sedang di dapur buat roti.
“Pas kerjo di dapur belakang sedang buat roti, wong itu (pelaku, red) bertamu, tibo-tibo terdengat suaro tembakan,” ucap pria yang kerap disapa Yanto itu usai mengantarkan korban ke RSUD Talang Ubi.
Dari informasi yang berhasil dihimpun Sumselupdate.com, pelaku diduga ada dendam terhadap korban. Karena, sebelum kejadian korban sempat mendapat ancaman dari pelaku lewat handphone.
Sementara itu Basuki sempat memberikan keterangannya kepada Sumselupdate.com.
“Sempat diancam lewat telpon aku,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes melalui Kanit Reskrim Iptu Rusli, SH membenarkan kejadian tersebut. Dan saat ini pelaku sedang dalam pengejaran.
“Motif dan pelaku masih dalam penyelidikan,” tukasnya. (adj)











